Sebanyak 23 titik embung (waduk kecil) yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Bojonegoro, kondisi tampungannya telah kembali berfungsi secara optimal dan rampung dinormalisasi.
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Sidak tersebut, memastikan secara langsung kelayakan keluarga penerima manfaat (KPM) yang ditempeli stiker “Keluarga Miskin”, Selasa (6/1/2026).
Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan bahan bakar minyka (BBM) jenis solar di Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (6/1/2026). Gudang tersebut diketahui menyimpan sekitar 8.000 liter solar, sehingga api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan warga sekitar.
Sebuah video berdurasi 22 detik yang menampilkan warga menandu seorang pasien, viral di media sosial dan mengundang keprihatinan publik.
Dalam video tersebut, terlihat tiga warga menandu orang sakit menyusuri jalan tanah yang berlumpur dan licin, sementara warga lain mengiringi di belakang.
Program Studi Statistika Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027. Pada tahap awal ini, Prodi Statistika memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa berupa pembebasan biaya pendaftaran serta kesempatan memperoleh berbagai jenis beasiswa.
Tahun 2026 belum genap berumur panjang, tetapi rasa pening sudah lebih dulu menyergap banyak kepala desa. Bukan karena begadang, bukan pula karena cuaca yang tak menentu, melainkan karena satu hal yang sama-sama mereka pegang di meja kerja: angka Dana Desa yang menurun drastis. Dana yang selama ini menjadi sandaran pembangunan desa kini terasa kempis. Bahkan di banyak tempat, bukan sekadar turun, melainkan seperti terjun bebas. Maka, tanpa dikomando, lahirlah istilah yang beredar dari balai desa ke warung kopi: 2026 adalah tahun pusing nasional para kepala desa.
Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan menjamin ketersediaan air baku di sektor pertanian, sejumlah proyek pembangunan embung di beberapa wilayah kecamatan telah berhasil diselesaikan. Data terbaru, sebanyak sembilan titik pembangunan embung telah rampung atau mencapai 100 persen.
Fenomena pernikahan dini di Kabupaten Bojonegoro, masih didominasi anak-anak berlatar pendidikan sekolah menengah pertama (SMP). Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro mencatat sebanyak 325 anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin (diska), dengan mayoritas merupakan lulusan SMP.
Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memasang stiker bertuliskan “Keluarga Miskin” di rumah penerima bantuan sosial menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku rumah mereka dipasangi stiker tersebut, namun tidak pernah menerima bantuan sosial sebagaimana yang tertera.
Kini masyarakat Kabupaten Bojonegoro telah memiliki Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) sebagai pusat pelayanan haji dan umrah yang lebih mudah, cepat, dan nyaman. Kehadiran PLHUT ini ditandai dengan dimulainya pelayanan kepada masyarakat pada hari pertama setelah pindahan kantor, yang berlokasi di sebelah barat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Jl. Pattimura no. 7, Senin (5/1/2026).