Sejumlah perwakilan warga Desa Drokilo, Kabupaten Bojonegoro, kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi yang menyeret pemerintahan desa mereka, Senin (20/4/2026).
Penanganan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Seperti diprediksi banyak pihak, TNI AU Electric belum mampu mengimbangi Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia di final Pool DD Seri II Reguler Livoli Divisi Utama 2025 di GOR Utama Bojonegoro, Senin (22/9/2025) malam. Poppy Aulia Nursutan, Ersandrina, Afifa dan Asyifa Fitri tenggelam dengan smash keras Putri Agustin, Nabila Purwita dan Mediol Yoku. Akhiranya, TNI AU Electric menyerah 0-3 (21-25, 18-25 dan 10-25).
Ada lima kepala desa (kades) di Kabupaten Bojonegoro bermasalah. Sehingga berdampak pada pencairan alokasi dana desa (ADD) tahun ini. Lima kades itu dalam sidang gugatan atas pemberhentian jabatannya.
Tim Pembina dari Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMII) Kota Surabaya Dr. Sasi Widuri, Dr. Wandai RMK dan Dr. Nelly Anggraeni, mengunjungi UDD PMI Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan kegiatan Pembinaan Jejaring Wilayah Binaan UDD PMI Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018).
Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi baru-baru ini mensosialisasikan terkait penambahan alokasi Dana Desa (DD) kepada desa-desa yang melakukan empat program prioritas kementerian desa dalam memanfaatkan penggunaan Dana Desa (DD). Adapun keempat syarat tersebut dalah Penerapan Program Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades), Pembangunan Embung, Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan membangun sarana olahraga, hal tersebut merupakan upaya pengintegrasian ekonomi kawasan pedesaan yang disinyalir akan mempercepat pembangunan ekonomi desa. Tidak tanggung-tanggung alokasi terbaru untuk Dana Desa (DD) tahun depan dari pos kementerian yang dikomandani Eko Putro Sandjoyo tersebut bakalan naik dari 60 triliun menjadi 120 triliun, dengan asumsi bahwa diangka 60 triliun saja rata-rata desa di Indonesia menerima Rp800 juta, maka diangka Rp120 triliun diperkirakan desa akan menerima lebih dari satu miliar.
Ini adalah kabar baik bagi seluruh desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro, bahwa sebentar lagi apa yang dinanti akan segera datang, apalagi bukan dana transfer yang akan diterima oleh desa. Seperti hari ini, Senin (27/3/2017) pagi tadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Pemkab Bojonegoro menggelar acara sosialisasi transfer dana desa yang berlangsung di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.