DBH SDA Bojonegoro
6 Tahun Terakhir, Inilah Pendapatan DBH Sumber Daya Alam Bojonegoro
Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu daerah penyumbang energi nasional, mempunyai Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) relatif cukup tinggi.
Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu daerah penyumbang energi nasional, mempunyai Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) relatif cukup tinggi.
Kabupaten Bojonegoro tahun 2025 ini telah menerima bagi hasil 100 persen dari Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas) dari Pemerintah Pusat. Total pendapatan DBH Migas yang diterima mencapai Rp 1,94 triliun.
Mantan Bupati Bojonegoro, Suyoto, angkat bicara soal fenomena Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) yang tinggi dan terus berulang dalam pengelolaan anggaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Sampai Agustus 2025, pendapatan yang masuk di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih didominasi sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas). Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga begitu, dari pungutan tanah sekitar Migas tertinggi.
Dana Bagi Hasil (DBH) migas yang akan diterima Kabupaten Bojonegoro diprediksi akan turun dan nominalnya sangat jauh sekali dari DBH saat ini.
President Director (Presdir) PT Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, disertai Pimpinan Komisi 7 DPR RI Ridwan Hisjam melakukan audiensi dengan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asset 4 General Manager Agus Amperianto, VP Legal Relation Edy Sunaedy, Kepala SKK Migas Jabanusa Ali Masyar dan Assisten Dua Pemkab Bojonegoro Setyo Yuliono.
Rincian alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Povinsi/Kabupaten/Kota tahun anggaran (TA) 2019 sudah keluar. DBH Migas Kabupaten Bojonegoro sebesar Rp2,6 triliun lebih (Rp2.668.110.378.000).
Rincian alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Povinsi/Kabupaten/Kota tahun anggaran (TA) 2019 sudah keluar. Besaran DBH Migas Kabupaten Bojonegoro tertinggi se-Jawa Timur (Jatim).
Harga minyak dunia yang masih cenderung tinggi hingga akhir tahun 2018, membuat penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk Kabupaten Bojonegoro dari Pemerintah Pusat cukup besar. Totalnya sekitar Rp2,284 triliun.
Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang diterima Kabupaten Bojonegoro sampai pada triwulan tahun 2018 ini mencapai angka Rp942 miliar.