Skip to main content

Category : Tag: Data


DTSEN di Bojonegoro

Bimtek Pemutakhiran DTSEN, Jadi Fondasi Pelaksanaan Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Sabtu (13/12/2025), yang dipusatkan di Sekolah Model Terpadu (SMT) Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat basis data sosial ekonomi yang akurat sebagai fondasi perencanaan dan penyaluran program pembangunan.

Integrasi Data Pernikahan, Kemenag–PA Bojonegoro Resmikan Kerja Sama Bersama Enam Lembaga

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro menegaskan langkah strategis dalam melindungi perempuan dan anak melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro dan lima mitra organisasi keagamaan serta pendidikan. Penandatanganan yang berlangsung pada Jumat (5/12) di ruang PTSP PA Bojonegoro, disaksikan langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H.

Bojonegoro Menetapkan Dana Abadi Pendidikan Pertama di Indonesia: Tonggak Baru Tata Kelola Migas untuk Generasi Mendatang

Penetapan Dana Abadi Daerah Bidang Pendidikan Kabupaten Bojonegoro pada 26 November 2025 menjadi penanda penting dalam sejarah tata kelola keuangan daerah di Indonesia. Untuk pertama kalinya, sebuah kabupaten memiliki kebijakan dana abadi yang secara khusus ditujukan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan lintas generasi. Ini bukan sekadar keputusan fiskal, tetapi sebuah langkah strategis yang menunjukkan keberanian Bojonegoro dalam memastikan kekayaan migas tidak habis bersama waktu, melainkan diwariskan sebagai modal pengetahuan bagi generasi mendatang.

Info Warga Miskin Bojonegoro

Turun Jadi 11,49%, Warga Miskin Bojonegoro Setara 144,900

Warga miskin di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami penurunan. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro, periode 2024 hingga September 2025 jumlah warga miskin berkurang 2.430 jiwa, atau menjadi 11,49% dari periode sebelumnya sebesar 11,69%.

Menapak Jalur Baru Gunung Pandan via Banyu Kuning: Potensi Wisata Tersembunyi di Selatan Bojonegoro

Gunung Pandan perlahan mencuri perhatian para pencinta alam. Terletak di ujung selatan Kabupaten Bojonegoro, gunung setinggi 897 meter di atas permukaan laut ini tak hanya menyajikan keindahan lanskap pegunungan, tetapi juga menyimpan potensi wisata yang belum banyak dijamah. Khususnya melalui jalur alternatif pendakian dari Desa Krondonan, Kecamatan Gondang-sebuah rute yang masih jarang diketahui namun menyimpan pesona tersendiri.

Kemiskinan di Bojonegoro Hanya Turun 150 Jiwa dari 153,25 Ribu Jiwa

Meski menjadi salah satu daerah yang memiliki APBD jumbo dibanding dengan daerah lain, lantaran Bojonegoro Jawa Timur memiliki sumberdaya alam yang melimpah terutama minyak dan gas (migas) sehingga jadi penyokong 25 persen Migas nasional, masyarakat Bojonegoro belum sepenuhnya terlepas dari jeratan kemiskinan.

Lulus Seleksi Kompetensi PPPK, Ini Tahapan Berikutnya!

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah mengumumkan hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 Jumat 22 Desember kemarin. Sementara untuk peserta yang lulus seleksi PPPK akan melanjutkan tahapan pengisian pppDaftar Riwayat Hidup Nomor Induk (DRH NI) PPPK.

Pj Bupati Luncurkan SRIKANDI, Wujudkan Kearsipan yang Dinamis dan Transparan

Di era globalisasi kali ini peran teknologi sudah massif digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk mempermudah pekerjaan yang dilakukan. Dalam pemerintahan sendiri pun teknologi sudah mulai diaplikasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini yang menyebabkan perubahan sistem dan cara kerja pada suatu instansi untuk bertransformasi menjadi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE.

Sejarah Desa di Bojonegoro

Dulu Banyak Ikan yang Mati, Begini Asal Usul Desa Klepek

Desa Klepek merupakan salah satu dari 14 desa dan letak geografisnya terletak wilayah administrasi Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Desa Klepek adalah desa yang pada awal mulanya hanya terletak ditepian sungai pacal. Menurut cerita para sesepuh desa dijelaskan bahwa nama Desa Klepek diambil dari kata Iwak Ngelepek-ngelepek.