Tujuh CJH Mengundurkan Diri
Menjelang pelunasan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro, sebanyak tujuh jemaah mengundurkan diri. Sehingga harus diganti jemaah yang lain berada di nomor urut berikutnya.
Menjelang pelunasan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro, sebanyak tujuh jemaah mengundurkan diri. Sehingga harus diganti jemaah yang lain berada di nomor urut berikutnya.
Dari sekian banyak destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro, baik destinasi budaya, destinasi buatan maupun destinasi alam, beberapa destinasi wisata ini masih menjadi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar dari Bojonegoro.
Promosi wisata Bojonegoro belum banyak mendatangkan pengunjung luar daerah. Buktinya, pengunjung lokal masih mendominasi kunjungan objek wisata.
Salah satu pemain asal Kabupaten Bojonegoro, Hanis Saghara Putra bergabung Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19. Rencananya Garuda Jaya akan mengikuti Toulon Cup di Prancis, yang digelar 29 April sampai 10 Mei 2017.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2017, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Bojonegoro menggelar upacara dan juga bhakti sosial, Jumat (21/4/2017).
Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini, dan 22 April sebagai Hari Bumi. Dalam rangka memperingati dua hari itu, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Bojonegoro, pada Sabtu (22/4/2017) menggelar beberapa kegiatan.
Jelang pertandingan Persibo Bojonegoro menghadapi Persema Malang di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Minggu (24/4/2017). Polres Bojonegoro akan nenyiagakan ratusan personil gabungan untuk mengamankan jalannya laga tersebut.
Prestasi mentereng ditunjukkan Kodim 0813 Bojonegoro, karena dipercaya Kodam V Brawijaya mewakili Jawa Timur dalam perlombaan Binter (Pembinaan Teritorial) ke-XX tingkat Nasional. Rencananya mulai Kamis (20/4/2014) sampai Jum'at (21/4/2017) besok akan dinilai.
Berdasar pada data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro, secara astronomis Kabupaten Bojonegoro terletak pada posisi 112°25´-112°09´ BT dan 6°59´-7°37´ LS, serta jumlah penduduk sebesar 1.450.889 jiwa. Luas dan banyaknya penduduk ini tidak dapat dipungkiri bahwa Bojonegoro bisa semakin Matoh. Hal ini juga sesuai dengan jargon masa pemerintahan Bupati Suyoto, M.Si yaitu ‘Bojonegoro Matoh’. Bupati Suyoto juga membuat lagu dengan judul ‘Bojonegoro Matoh’. Salah satu lirik yang bisa digarisbawahi adalah Bojonegoro semangat berbenah, Bojonegoro tak henti berkarya, Bojonegoro semua pasti suka, Bojonegoro matoh. Pada lirik ini sangat memotivasi masyarakat untuk selalu membuat inovasi-inovasi yang bisa menjadikan Bojonegoro lebih matoh di-era selanjutnya. Untuk itu pada tulisan kali ini saya menawarkan tiga pilar yang nantinya dapat dijadikan sebagai penopang Kabupaten Bojonegoro agar semakin matoh. Pilar tersebut yaitu:
Sempat menjadi bahan rebutan, lokasi penambangan pasir di perbatasan Tuban-Bojonegoro ditetapkan berjarak 3 meter dari bibir Bengawan Solo.