Skip to main content

Category : Tag: Bersih


Waspada Bencana Kekeringan di Bojonegoro

Panas di Bojonegoro Makin Menyengat, Distribusi Air Bersih Terus Digenjot BPBD Bojonegoro

Pemkab Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro terus melakukan upaya penanganan kekeringan dampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih. Selama bulan Juni hingga awal Juli 2026, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap berdasarkan permohonan dari pemerintah desa dan hasil asesmen lapangan BPBD Bojonegoro.

Berita foto

Dropping "Sedekah Air" dari LAZISNU Bojonegoro

Truk tanki air bersih program "Sedekah Air" melakukan dropping air bersih di dua desa yang ada di Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Tepatnya Dusun Pepe, Desa Nganti, dan Dusun Sambi Ombyong, Desa Sugihwaras.

Waspada Kekeringan di Bojonegoro

Awali Dropping, LAZISNU Bojonegoro Ajak Warga Sedekah Air

Kekeringan dan kesulitan air bersih mulai dirasakan warga di pinggiran hutan atau wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro. Beberapa kecamatan telah dilaporkan mulai sulit mendapatkan bersih.

Waspada Kemarau di Bojonegoro

BPBD Bojonegoro Mulai Distribusikan Air Bersih ke Daerah Terdampak Kemarau

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani dampak musim kemarau. Sebagai bentuk pelayanan prima dan respons cepat terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, BPBD Bojonegoro secara intensif menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah titik.

Info Kesehatan

Hanta Virus? Cara Penularan, Gejala, dan Pencegahan

Hantavirus atau Virus Hanta adalah kelompok virus zoonosis yang disebarkan oleh hewan pengerat, terutama tikus. Manusia dapat tertular akibat menghirup debu yang terkontaminasi urine, feses, atau air liur tikus, serta melalui gigitan. Virus ini dapat menyebabkan penyakit pernapasan berat atau gangguan ginjal yang fatal.

Info Kesehatan

Jaga Kebersihan Lingkungan, Dinkes Bojonegoro Ajak Masyarakat Waspada Hantavirus

Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Hantavirus, penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus. Edukasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan guna melindungi kesehatan masyarakat dari penyakit menular berbasis lingkungan.