100 Hektar Lahan Pertanian Warga Simbatan Terendam Banjir
Banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo kembali terjadi, hal tersebut mengakibatkan air meluap hingga ke pemukiman warga dan area persawahan sejak kemarin Rabu (6/3/2019).
Banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo kembali terjadi, hal tersebut mengakibatkan air meluap hingga ke pemukiman warga dan area persawahan sejak kemarin Rabu (6/3/2019).
Air merembes di pompa air Banjarejo mulai masuk kota. Air mulai masuk pemukiman warga Banjarejo RT 18 - 22.
Sejumlah ruas jalan utama penghubung antardesa di Kabupaten Bojonegoro mulai terendam, akibat banjir luapan Sungai Bengawan Solo. Ketinggian air yang mencapai 60 sentimeter ditambah arus yang cukup deras, membuat warga harus ekstra hati-hati.
Meskipun di hulu ketinggian air Bengawan Solo mengalami penurunan sejak dini hari, namun di Bojonegoro kondisi permukaan air bengawan terus naik, Kamis (7/3/2019).
Banjir yang telah menggenangi berbagai titik di Kecamatan Bojonegoro dan sekitarnya pada Rabu (6/3/2019) pagi hingga dini hari tak hanya menggenangi jalan, persawahan dan permukiman warga tapi juga tempat pemakaman umum (TPU). Akibatnya, ada satu jenazah yang terpaksa dimakamkan di desa lain.
Tingginya intensitas hujan yang mengguyur hulu sungai bengawan solo dan hujan lokal di Kabupaten Bojonegoro sejak kemarin, membuat sungai terpanjang di pulau jawa ini meluap.
Masih teringat jelas peristiwa banjir besar yang melanda Kabupaten Bojonegoro pada akhir tahun 2007 memasuki 2008 silam. Kala itu, luapan sungai Bengawan Solo membanjiri semua wilayah bantaran, bahkan kota dan sekitarnya. Termasuk Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Hujan dengan intesitas tinggi yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro, hingga Rabu (6/3/2019) dini hari, mengakibatkan banjir serta ratusan rumah warga tergenang. Tercatat 8 kecamatan yang ada di Bojonegoro sebagian wilayahnya terendam banjir.
Pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, melilih untuk balik arah ketika akan melintas di Jalan Serma Abdullah, Desa Pacul, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. Sebab, badan jalan tergenang air hingga mencapai lutut orang dewasa.
Akibat hujan deras mulai Selasa sore (05/02/2019), pagi tadi beberapa jalan sekitar Kota Bojonegoro dikepung banjir. Seperti halnya Jalan Munginsidi, Arief Rahman Hakim, Serma Abdullah, Kolonel Sugiono hingga Panglima Polim yang biasa disapa banjir, hingga saat ini ketinggian air semakin meningkat