Skip to main content

Category : Tag: Arti


Kolom

Puasa Plastik di Tengah Naiknya Harga

Pagi itu, seperti biasa saya mampir ke warung kecil di ujung gang. Niatnya sederhana: beli kopi sachet dan sedikit gorengan untuk menemani obrolan ringan dengan tetangga. Namun ada satu hal yang terasa berbeda. Si ibu warung berkata, “Mas, plastiknya sekarang bayar ya. Harganya naik.”

Fokus KDMP dan Infrastruktur, Dandim 0813 Bojonegoro Minta Masukan untuk Perbaikan Program

Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan perekonomian masyarakat melalui berbagai program strategis, mulai dari pembangunan koperasi hingga infrastruktur di wilayah pelosok. Hal itu disampaikan Dandim saat konferesi pers dan halal bi halal yang diselenggarakan di kawasan Makodim setempat, JUmat (3/4/2026).

Kolom

Mewujudkan Literasi Keluarga Sakinah

Mewujudkan keluarga yang sakinah (tenang), tidak semudah membalikkan telapak tangan di era digital. Ada saja gejolak yang menerpa agar ketidaktenangan muncul. Terlebih, seiring hadirnya kreator konten bertema keluarga, di mana, siapa pun bisa melihat tanpa sensor dan batasan umur.

Kolom

Panik Lebaran

Antrinya orang di berbagai supermarket untuk membeli aneka snack (jajanan) sebagai suguhan lebaran, menjadi fenomena menarik untuk ditelaah. Bila boleh penulis menyebut, terdapat semacam “kepanikan” menghadapinya. Sehingga, budaya memborong hingga stok habis, jadi pemandangan yang tidak bisa dihindarkan.

Kolom

Seribu Bulan dalam Satu Malam

Ada satu malam dalam setahun yang selalu membuat orang-orang rela mengurangi tidur. Masjid mendadak ramai, mushaf Al-Qur’an dibuka lebih lama dari biasanya, dan doa-doa dipanjatkan dengan suara lirih bercampur harap. Malam itu dikenal sebagai Lailatul Qadar—malam yang oleh Al-Qur’an disebut lebih baik daripada seribu bulan.

Kolom

Zakat sebagai Tameng Kaum Rentan

Minggu sore, 1 Maret 2026, Aula MWC NU Sumberrejo dipenuhi wajah-wajah serius namun penuh harap. Para pengurus dan relawan berkumpul dalam silaturahim dan sosialisasi program PC Lazisnu Bojonegoro, sekaligus ta’aruf kepengurusan baru di bawah komando Arif Eko Cahyono dan kawan-kawan. Hadir pula perwakilan dari Lazisnu MWC NU wilayah timur Bojonegoro — Balen, Sumberrejo, Kanor, Baureno, Kedungadem, hingga Kepohbaru. Di situlah saya menyaksikan bagaimana gagasan zakat digagas bukan sekadar formalitas agama, tetapi sebagai instrumen nyata untuk melindungi kaum rentan.