#TokohBojonegoro (15)
Mengundang KH. Anwar Zahid Harus Antre Tahunan
Kata itu sudah tidak asing lagi dalam 1 dekade ini, yang dipopulerkan oleh dai atau penceramah kondang kawilang asli Kabupaten Bojonegoro, KH. Anwar Zahid dalam ceramahnya.
Kata itu sudah tidak asing lagi dalam 1 dekade ini, yang dipopulerkan oleh dai atau penceramah kondang kawilang asli Kabupaten Bojonegoro, KH. Anwar Zahid dalam ceramahnya.
Balik Pondok Santri KH. Anwar Zahid di Rapid Test
Upaya preventif penularan Covid-19 saat pandemi serius diterapkan Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilunnajah Desa Simorejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya Ponpes yang diasuh KH. Anwar Zahir melarang semua santri dari luar Jawa untuk pulang kampung.
Dalam rangka menciptakan situasi yang aman, damai dan sejuk pasca pelaksanaan Pemilu 2019, Satuan TNI dan Polri bersama komponen masyarakat menggelar pengajian yang berlangsung di Masjid Al-Ihlas Polres Bojonegoro, Rabu (22/5/2019).
Ribuan warga hadir saat Gebyar Maulid dan Haul Masyakih di Ponpes As-syafi'yah Simorejo, Kanor Bojonegoro. Pondok tersebut diasuh dai kondang, KH Anwar Zahid. Turut mengisi acara penyanyi religi Opick dan Veve Zulfikar
Dalam kesempatan memeriahkan acara Gebyar Maulid dan Haul Masyakih yang di gelar di Ponpes As-syafi'iyah Simorejo Kanor pada, Minggu (11/11/2018) Sore. Pada kesempatan ini panitia turut mengundang penyanyi religi Opick dan Veve Zulfikar.
Masih dalam rangkaian acara Gebyar Maulid dan Haul Masyayikh, Minggu (11/11/2018) hari ini dilaksanakan santunan 1000 yatim yang digelar di halaman Pondok Pesantren As-syafi'iyah Desa Simorejo, Kecamatan Kanor.
Dengan gayanya yang khas dan kocak, KH. Anwar Zahid, memberikan ceramah pada acara halal bi halal dan pengajian umum di Masjid Babus Salam, Desa Sukorejo, Bojonegoro, Rabu ( 19/7/2017).
Pengajian umum dan halal bi halal yang di selenggarakan oleh Remaja Masjid (Remas) Masjid Babus Salam, Desa Sukorejo, Bojonegoro, Rabu (19/7/2017), di Aula Masjid setempat menghadirkan Kiai Haji Anwar Zahid sebagai penceramahnya.
Allah SWT tidak akan menerima ibadah dari seorang hamba jika hanya karena alasan keduniawian. Sebaliknya, ibadah seorang hamba hanya akan diterima oleh Allah jika dilandasi keikhlasan, ketulusan dan bersyukur kepada Allah SWT. Ini dikatakan oleh KH. Anwar Zahid ketika mengisi pengajian di halaman Kantor Kecamatan Gayam, Selasa (13/6/2017) sore.