Ansor Gayam Ajak Refleksi Pengurus dan Kader
Hari lahir GP Ansor yang ke 84 menjadi momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh pengurus dan kader.
Hari lahir GP Ansor yang ke 84 menjadi momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh pengurus dan kader.
Gerakan Pemuda (GP) Ansor memasuki usian yang 84. Pimpinan Cabang (PC) Ansor Bojonegoro memeriahknya dengan acara kumpul bareng, di Kafe Wapres, Jalan Lettu Suwolo, Selasa (24/4/2018) malam.
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Balen Kabupaten Bojonegoro memperingati hari lahir (Harlah) Ansor ke-84, Senin (23/4/2018) malam. Kegiatan yang diikuti seluruh pengurus dan kader Ansor se-Kecamatan Balen tersebut untuk menjalin kekompakan seluruh anggota Ansor dan Banser.
Penyaluran Bantuan Sosial Beras Kesejahteraan (Bansos Rastra) yang masih belum tersalurkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Bojonegoro, rencananya diperkirakan akan segera disalurkan mulai tanggal 16 April 2018 mendatang.
Program Bantuan Sosial Beras Kesejahteraan (Bansos Rastra) bagi masyarakat miskin atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Bojonegoro tertunda selama tiga bulan. Belum tersalurkanya Bansos Rasta disebabkan lantaran masih proses pendataan by name by address dari masing-masing desa.
Sebanyak 200 peternak sapi di Bojonegoro terdaftar sebagai peserta Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Bojonegoro. Jumlah itu terbilang minim, padahal jika jadi peserta dan satu ekor ternak sapi betinanya mati bisa mendapat ganti rugi Rp10 juta.
Jumlah peserta Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Bojonegoro masih minim, yakni hanya 200 peternak sapi. Padahal AUTS sangat membantu peternak dalam menjamin ternak apabila terjadi kecelakaan seperti mati dan lain sebagainya.
Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bojonegoro berusaha mendidik kadernya menjadi militan. Selain itu, juga akan mendidik kadernya menjadi generasi yang berperadaban.
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Gayam kabupaten Bojonegoro mengajak para kadernya untuk memahami konflik Negara di Timur Tengah. hal ini bertujuan untuk mempelajari dinamika agar indonesia tidak terbawa dalam pusaran konflik yang sangat merugikan.
Meski terdapat program Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP), namun saat ini petani yang mendaftarkan diri masih terbilang belum maksimal. Bahkan, petani yang berada di wilayah selatan Bojonegoro, seperti Temayang, Bubulan dan daerah lainnya belum ikut AUTP