Skip to main content

Category : Religi, Sastra & Budaya


Pawai Budaya SD, MI, SMP dan MTs 2018

Tradisi Gejug Gugur Gunung Lesung Jumengglung

Kali ini di Pawai Budaya Hari Jadi Bojonegoro ke 341 Tingkat SD dan SMP sederajat, MI Islamiyah Mojokampung Kabupaten Bojonegoro menampilkan tradisi Gejug Gugur Gunung Lesung Jumengglung. Tradisi itu, digali dari Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

Pawai Budaya SD, MI, SMP dan MTs 2018

Canangkan 60 Hingga 80 Event Budaya di 2019, ini Tujuan Bupati...

Pawai budaya SD, MI, SMP dan MTs dalam rangkaian HJB ke 341, Sabtu (13/10/2018) resmi diberangkatkan oleh Bupati Bojonegoro. Sebanyak 32 peserta ikut meramaikan pada pawai budaya yang digelar di hari ke dua ini.

32 Peserta Pawai Bakal Semarakan Pawai Jenjang SD/MI/SMP/MTs

Dalam rangka menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341, Sabtu (13/10/2018) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, melaksanakan Pawai Budaya jenjang SD/MI/SMP/MTs yang diikuti sebanyak 32 peserta.

Blok Buku

Cintamu untuk Sahabatku

Fredy Siswanto, atau yang lebih dikenal sebagai fredy S adalah seorang penulis buku roman pinggiran (yang dijual di kaki lima ). Ia seorang novelis “kondang” pada masanya ratuan novel Fredy berjaya pada dekade 80 hingga 90-an di Indonesia. Namun, disayangkan, pentasnya di panggung sastra Indonesia dianggap tidak pernah ada. Kebanyakan para kritikus menganggap karya karyanya jauh dari apa yang kerap disebut karya sastra dari segi kualitas. Tapi toh Fredy tidak memperdulikan hal itu, karyanya msih menjadi buruan sebagian kalangan sampai saat ini. Fredy S memang novelis yang produktif karena telah lebih dari 300 judul buku ditulisnya. Fredy kini telah tiada beliau tutup usia pada 24 Januari 2015. Beberapa karya dari Fredy S. Yaitu Rintihan Angsa Putih, Jeritan Dilanda noda, Bunga- bunga Pohon Cinta , Berandal-Beramdal Cinta, Kidung Cinta Remaja,Dll.

6 Komunitas dan 3 Kabupaten Turut Serta Pawai Budaya

Selain Peserta pawai budaya yang dipastikan turut meramaikan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun, beberapa tamu undangan juga bakal turut berpartisipasi unjuk kebolehan dalam ajang rutin tahunan itu. Hingga kini dari 6 Kabupaten yang diundang baru 3 kabupaten yang sudah memastikan ikut serta.

Peserta Pawai Dipastikan Angkat Budaya Lokal Bojonegoro

Pelaksanaan pawai budaya tahun ini memang berbeda dari tahun lalu, karena setiap peserta wajib mengangkat tema budaya lokal Bojonegoro, sehingga saat arak-arakan nanti masyarakat bakal disuguhi pertunjukan yang menarik.

Hari Santri 2018

Masih Digodog, Lomba Baca Kitab Kuning Belum Pasti

Untuk memeriahkan Peringatan Hari Santri tahun 2018 ini di Bojonegoro, selain menggelar upacara dan juga pertunjukan drama kolosal, nantinya juga bakal ada beberapa lomba yang digelar, yakni seperti paduan suara menyanyikan lagu ahlal wathon dan lomba baca kitab kuning.

Triwulan PC Fatayat NU Bojonegoro Sukses di Kanor

Seratusan lebih pengurus Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Bojonegoro menghadiri acara pertemuan rutin triwulan yang digalar Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU. Kali ini, kegiatan sukses berlangsung di PAC Kanor, Minggu (7/10/2018).

LazisNU Transparan dan Akuntable Bukan untuk Pamer

Lembaga Amil Zakat, Infaq, Shodaoh Nahdlatul Ulama' (LazisNU) Bojonegoro diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak. Hal itu, disampaikan oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama' Bojonegoro Kholid Ubed, Minggu (7/10/2018) di Ruang Rusunawa, PC NU Bojonegoro.

Syiar Islam, Remas Al-Hidayah Kanor Adakan Baksos Dan Salawatan

Banyak cara dilakukan untuk mensyiarkan islam kepada seluruh masyarakat, salah satunya dengan mengadakan bakti sosial dan solawatan. Seperti yang dilakukan Remaja Masjid (Remas) Al-Hidayah Dusun Mejasem, Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro yang rutin mengadakan Baksos.