Waspada Corona, Jangan Panik
22 Warga Bojonegoro Positif Covid-19
Status orang di Kabupaten Bojonegoro positif terkonfirmasi pada hari Kamis (14/5/2020) ada penambahan sebanyak 5 orang di Kecamatan Dander 2 orang, Kapas 2 orang dan Kalitidu 1 orang.
Status orang di Kabupaten Bojonegoro positif terkonfirmasi pada hari Kamis (14/5/2020) ada penambahan sebanyak 5 orang di Kecamatan Dander 2 orang, Kapas 2 orang dan Kalitidu 1 orang.
Setelah kemarin 41 hasil swab kluster kota keluar, Kamis (14/5/2020) swab keluar lagi. Total ada 70 swab keluar dari 75 pedagang di Pasar Kota Bojonegoro.
Pasca ditemukan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro yang sempat positif Covid-19 dan enam orang menjalani isolasi, setelah menjalani rapit tes yang hasilnya reaktif. Sehingga anggota DPR RI, Wihadi Wiyanto memberikan ratusan masker kepada penghuni Lapas sebagai upaya pencegahan virus corona.
Sebanyak 41 orang dari 75 pedagang di Pasar Kota Bojonegoro, hasil swab sudah keluar hari Rabu (13/5/2019). Hasilnya, ada 2 orang positif corona atau Covid-19.
Sebanyak 163 kendaraan pemudik dari luar Kabupaten Bojonegoro dengan rincian 57 mobil pribadi dan 106 motor berhasil dihalau oleh petugas gabungan, yang tergabung dalam operasi Ketupat Semeru tahun 2020 Polres Bojonegoro.
Gugus Tugas Penanggulangan dan Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) Kecamatan Kapas dan Kabupaten Bojonegoro, Rabu (13/5/2020) melakukan rapid test atau tes cepat terhadap pedagang yang ada di pasar tradisional Kecamatan Kapas.
Sebagai salah satu bentuk kepedulian dalam menghadapai wabah Covid-19, sejumlah pemuda asal Bojonegoro yang tergabung dalam komunitas bebas donasi, bagikan nasi bungkus untuk makan sahur hingga vitamin dan selimut kepada sejumlah tuna wisma.
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Huda di Desa Purwoasri Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, rutin mengadakan aksi sosial setiap tahun. Meskipun pandemi Covid-19, lembaga pendidikan tersebut tetap memberikan santunan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Sebanyak Rp200 juta dianggarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) yang menyasar kepada warga miskin, Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang terdampak covid 19 seperti yang dilakukan hari ini, Senin (11/5/2020) dengan menyalurkan sebanyak 260 paket.
Pemkab Bojonegoro bersama dengan beberapa Kepala Daerah se-Jawa Timur, Minggu (10/5/2020) melakukan video conference (Vidcon) dengan Gubernur Jatim serta Kepala BNPB pusat. Pertemuan melalui vidcon tadi guna mengetahui perkembangan penanganan covid 19 di wilayah Provinsi Jatim.