Skip to main content

Category : Tag: Sastra


Anggota DPRD Provinsi Apresiasi Road Show Puisi Menolak Korupsi

Road show Puisi Menolak Korupsi ke-66, sukses digelar di Bojonegoro. Acara yang dipusatkan di area Lemcadika Kapas Bojonegoro Sabtu (11/11/2023) malam diikuti oleh sejumlah penyair ternama tanah air mendapat apresiasi tersendiri dari Agung Supriyanto Anggota DPRD Provinsi.

Forum TBM Bojonegoro Gelar Kaleidoskop Literasi dan Sastra

Sebagai bentuk mengapresiasi karya, Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bojonegoro gelar Kaleidoskop Literasi dan Sastra Bojonegoro di Aula IKIP PGRI Bojonegoro (29/12/2022). Acara ini digelar dengan rangkaian Pameran Karya & Bazar Buku karya penulis dan sastrawan Bojonegoro, live music, dan puncaknya bedah buku "Darah Juang, Ode Untuk Alexandra" karya Ichwan Arifin.

Begini Motivasi dan Kiat Menulis Puisi Ala Warumas

Sajak mendayun, rangkaian kata indah, dari puisi-puisi hari telah kita baca sejak usia dini. Namun, bagaimana jika iringan waktu beranjak dewasa malah menarik diri untuk berkarya pada puisi?

Gandeng Kampung Thengul, Kwarran Margomulyo Gelar Kemah Budaya

Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Margomulyo bersama Kampoeng Thengul Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro menggelar Kemah Budaya 2022, yang mengusung tema “Cerdas Bertindak, Tangguh Berbudaya”.

1.465 Calon Jemaah Haji Wajib Selesaikan Pelunasan

Tercatat sebanyak 1.465 calon jemaah haji pada tahun 2022 agaknya bakal mendapat angin segar, sebab kebijakan Arab Saudi yang menghilangkan status pendemi di negaranya. Berkenaan dengan hal itu, para calon jemaah haji pun wajib menyelesaikan pelunasan berikut dokumen perlengkapan yang dibutuhkan.

Bahasa dan Sastra Arab FSA UNUGIRI Selenggarakan Festival Arrabiyah

Festival Arrabiyah (Farah) merupakan festival yang diselenggarakan oleh Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (Prodi BSA) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sunan Giri Bojonegoro, Sabtu (11/12/2021). Acara ini diselenggarakan secara virtual Zoom Meeting.

Bocah 10 Tahun Asal Ngasem Ini Mahir Jadi Dalang

Gamelan, wayang, kisah Mahabharata dan Ramayana mungkin terdengar asing bagi sebagian anak Indonesia. Namun tidak berlaku bagi Kanaka Rozzaq Wiratama (10) atau akrab disapa Kaka, dalang cilik asal Desa Setren, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.