Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Bojonegoro 14 Orang
Meskipun jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro sempat stagnan 13 orang sejak tanggal 21 Mei, hari Selasa (25/5/2021) menjadi 14 orang.
Meskipun jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro sempat stagnan 13 orang sejak tanggal 21 Mei, hari Selasa (25/5/2021) menjadi 14 orang.
Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Selasa (18/5/2021) ada sebanyak 14 orang.
Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (9/5/2021) tetap 15 orang.
Jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (8/5/2021) ada sebanyak 4 orang yang dinyatakan sembuh. Angka yang sama juga ada pada tambahan kasus baru, yakni 4 orang.
Jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, Jumat (7/5/2021) ada sebanyak 3 orang.
Guna mengalami penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, petugas gabungan menggelar giat operasi yustisi protokol kesehatan, Rabu (14/4/2021) sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai. Petugas gabungan itu terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kodim dan Polres Bojonegoro.
Harga emas batangan 24 karat PT Aneka Tambang Tbk. pada hari Sabtu (6/3/2021) terpantau meroket.
Pada perkembangan pasien sembuh per 20 Februari 2021, pasien sembuh sudah melebihi angka 1 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.078.840 orang dengan persentasenya menjadi 84,9%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 9.835 orang.
Setelah mengalami peningkatan pada Jum'at, (5/2/2021), Debit air Bengawan Solo hari ini terpantau turun, meski air masih terlihat tinggi, Sabtu (6/2/2021) di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Data Satuan Tugas Penanganan Covid -19 (Satgas Covid -19) menunjukkan risiko penularan Covid -19 tanpa berperilaku 3M, bisa mencapai 100%. Dengan mencuci tangan risiko tertular turun 35%, ditambah memakai masker kain risikonya turun menjadi 45%, apabila memakai masker bedah menurunkan risiko tertular hingga 70%, lalu ditambah dengan menjaga jarak 1 meter menurunkan risiko hingga 85%. Efektivitas inilah yang mendasari protokol kesehatan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak adalah upaya utama untuk dijalankan seluruh masyarakat. Setiap saat, pemerintah selalu menghimbau agar mentaati 3M karena masyarakat juga memiliki peranan penting dalam upaya menekan angka penularan Covid -19.