Kebakaran Hutan di Wilayah Selatan Bojonegoro Belum Padam
Kebakaran di sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, bagian selatan masih berlanjut. Tepatnya di BPKH Prdok turut pinggir jalan Kecamatan Bubulan-Sekar.
Kebakaran di sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, bagian selatan masih berlanjut. Tepatnya di BPKH Prdok turut pinggir jalan Kecamatan Bubulan-Sekar.
Sudah menjadi hal yang biasa di seluruh dunia bahwa anak-anak lelaki suka bermain tembak-tembakan. Dan kesukaan itu tidaklah membuat anak menjadi orang jahat saat dewasa nanti.
Kebakaran kembali terjadi di wilayah hutan bagian selatan Bojonegoro. Tepatnya di pinggir jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dander-Ngasem, Minggu, (6/8/2017) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kepolisian Resor Bojonegoro rapat koordinasi kesiapan penanggulangan bencana kebakaran hutan, dan lahan dengan instansi terkait. Di antara undangan yang hadir yakni perwakilan Adm KPH Bojonegoro, Parengan, Padangan, Cepu, Dinas Damkar dan BPBD.
Sejumlah petani di Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro juga mulai beralih ke tanaman tembakau di musim kemarau sekarang ini. Hampir setiap tahun di musim kemarau petani memanfaatkan lahan persawahan untuk menanam tembakau dibanding tanaman yang lain.
Hingga siang tadi, Jumat (4/8/2017), kebakaran di hutan sekitar jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dender-Bubulan masih terjadi.
Memasuki bulan kemarau, warga Kedungadem mulai beralih ke tanaman tembakau. Sampai saat ini, meski hujan masih sering turun namun tidak membuat sejumlah petani ketar-ketir. Pasalnya pola tanam tembakau di Kecamatan Kedungadem dengan cara meninggikan kontur tanah yang ditanami biji tembakau.
Hingga pagi ini, Rabu (2/8/2018), kebakaran di sekitar jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dander- Bubulan masih belum padam. Api juga masih menjalar di area hutan.
Selasa (1/8/2017) petang terjadi kebakaran di hutan pinggir jalan Poros Utama Kecamata (PUK) Dander-Bubulan. Bahkan, hingga saat ini api terus menjalar. Namun demikian tidak ada petugas perhutani yang ada pada tempat kejadian. Namun, meski demikian tak tampak petugas Perhutani di lokasi.
Usai mengikuti tes wawancara yang diikuti 12 peserta calon Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro di Surabaya beberapa waktu lalu, sudah resmi diumumkan. Sesuai hasil tim seleksi dari belasan calon dari Kota Ledre diambil enam orang yang dinyatakan lolos.