Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Ribuan pelari memadati kawasan Go Fun Bojonegoro. Setidaknya 1.500 pelari itu, dengan penuh semangat mengikuti Medikrun Bojonegoro 2026, Minggu (11/10/2026) pagi.
Event lari yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bojonegoro tersebut, tak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga membawa misi mendorong pola hidup sehat hingga menggerakkan perekonomian masyarakat.
Kegiatan yang mengambil titik start di Go Fun Bojonegoro itu secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah. Antusiasme ribuan peserta menambah semarak kegiatan yang menjadi ruang berkumpul sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Dalam sambutannya saat pemberangkatan peserta, Nurul Azizah menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kepada IDI Cabang Bojonegoro atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan banyak manfaat positif.
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti Medikrun memiliki makna lebih luas daripada sekadar menjaga kebugaran tubuh. Event tersebut, juga menjadi momentum membangun masyarakat yang sehat secara jasmani dan rohani, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Medikrun memberikan banyak hal positif bagi Kabupaten Bojonegoro. Harapannya, masyarakat semakin sehat, baik jasmani maupun rohani, juga ekonominya,” ungkapnya.
Nurul Azizah juga menyinggung angka-angka yang menandai berbagai momentum penting, mulai dari usia Provinsi Jawa Timur ke-81, Kabupaten Bojonegoro ke-349, hingga IDI ke-76.
Menurutnya, angka-angka tersebut bukan sekadar penanda usia, melainkan momentum untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan positif.
Melalui Medikrun Bojonegoro 2026, lanjut Wabup Nurul, semangat berolahraga diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik secara rutin.
Selain mendorong pola hidup sehat, keterlibatan ribuan peserta juga memperlihatkan potensi kegiatan berbasis olahraga untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan warga.
"Dengan semangat tersebut, Medikrun Bojonegoro 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan produktif," pungkasnya. [riz/mad]