Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Prestasi siswa madrasah Kabupaten Bojonegoro dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Jawa Timur menjadi modal untuk bersaing di tingkat nasional. Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro kini mendorong siswa dan guru pembimbing meningkatkan persiapan agar mampu meraih hasil terbaik pada kompetisi berikutnya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Bojonegoro, Achmad Miftachus Sholichin, mengatakan capaian di tingkat provinsi sesuai dengan harapan. Sebelumnya, pihaknya telah mengondisikan guru untuk membimbing dan memberikan pengarahan kepada siswa sebelum mengikuti kompetisi.
"Alhamdulillah, hasilnya sesuai harapan. Sejak awal kami mempersiapkan siswa, termasuk guru-gurunya. Kami meminta guru membimbing dan memberikan pengarahan kepada siswa dalam rangka menghadapi tingkat provinsi," ujarnya kepada blokBojonegoro.com usai agnda apel pagi.
Menurut Mifta, keberhasilan siswa madrasah Bojonegoro melaju ke tingkat nasional perlu diikuti dengan persiapan yang lebih intensif. Evaluasi dari kompetisi sebelumnya akan menjadi bekal untuk memperkuat kemampuan peserta.
"Persiapannya seperti yang dulu, hanya lebih ditingkatkan lagi dan lebih intensif," jelasnya.
Dukungan keluarga juga menjadi perhatian dalam persiapan tersebut. Salah satu madrasah, yakni MAN 1 Bojonegoro, berencana melibatkan orang tua siswa sebagai bentuk dukungan moral bagi peserta yang akan berkompetisi di tingkat nasional.
Kehadiran orang tua diharapkan dapat menambah motivasi dan kepercayaan diri siswa ketika menghadapi persaingan dengan peserta dari berbagai daerah.
Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro, Amanulloh, saat apel pagi di halaman kantor setempat menyerahkan penghargaan kepada lima siswa madrasah yang meraih prestasi dalam OMI tingkat Provinsi Jawa Timur, Senin (12/10/2026). Penghargaan tersebut berupa uang pembinaan bagi siswa dan pembimbing, sertifikat, serta pigura penghargaan.
Lima siswa tersebut adalah Faeyza Nurin Najwa dan Khalimatus Sa’diyah dari MAN 1 Bojonegoro yang masing-masing meraih Juara 1 Ekonomi dan Juara 1 Geografi. Sementara itu, Rizki Fadillah Nur Insani dari MAN 2 Bojonegoro meraih Juara 1 Kimia. Dua prestasi lainnya diraih Naya Kumalasari dari MAN 1 Bojonegoro sebagai Juara 2 Matematika dan Itsnani Syawalun Nikmah dari MAN 2 Bojonegoro sebagai Juara 2 Geografi.
Amanulloh mengapresiasi kerja keras siswa, guru pembimbing, dan madrasah yang telah mengantarkan Bojonegoro meraih prestasi di tingkat provinsi. Ia berharap capaian tersebut berlanjut hingga tingkat nasional.
"Semoga prestasi ini membuahkan hasil hingga tingkat nasional," harapnya.
Kemenag Bojonegoro berharap prestasi tersebut dapat memacu madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan akademik, sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak siswa untuk berkompetisi dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. [feb/mad]