Raih Juara II Jatim, KTT Srono Makmur di Bubulan Bojonegoro Kembangkan Ternak Kambing
Ketua sekaligus Pendiri KTT Srono Makmur, Sulistiyo Nurul Cahyanto menerima penghargaan

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Prestasi membanggakan diukir sektor peternakan Kabupaten Bojonegoro di level Provinsi Jawa Timur. Kelompok Tani Ternak (KTT) Srono Makmur dari Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, berhasil meraih Juara II Lomba Kelompok Ternak Berprestasi Komoditi Kambing/Domba Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan secara resmi pada puncak Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (12/10/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan KTT Srono Makmur dalam mengembangkan sistem peternakan terpadu (integrated farming system) berbasis potensi lokal. 

Berdiri sejak 14 Mei 2015 di wilayah pinggiran hutan, kelompok ini sukses mengintegrasikan budidaya kambing dan domba (breeding & fattening) dengan pengolahan hasil pertanian, pakan fermentasi/silase, pembuatan pupuk kompos, hingga produk kreatif kerajinan kulit lukis dan berbagai olahan pangan lokal.

Ketua sekaligus Pendiri KTT Srono Makmur, Sulistiyo Nurul Cahyanto, menyampaikan rasa syukur serta apresiasinya atas dukungan segenap anggota, pemerintah desa, Pemkab Bojonegoro, serta seluruh pihak yang mendampingi perjalanan kelompoknya.

"Bagi kami, penghargaan ini bukan tentang siapa yang juara, tapi bagaimana perjuangan kecil dari desa terpencil mampu memberikan motivasi dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk maju," ungkap Sulistiyo penuh haru.

Lebih lanjut, Sulistiyo menegaskan komitmen kelompoknya untuk terus menebar dampak positif bagi perekonomian masyarakat desa.

"Kami percaya peternakan bukan hanya tentang memelihara kambing atau domba, tapi tentang memelihara mentalitas, menumbuhkan kemandirian, membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi, dan menciptakan masa depan yang lebih sejahtera bagi masyarakat," tambahnya.

Ia juga menyisipkan pesan motivasi mendalam bagi para peternak di seluruh penjuru Kabupaten Bojonegoro agar tidak berkecil hati.

"Pesan kami untuk para peternak, khususnya ternak kambing atau domba di Kabupaten Bojonegoro jangan pernah merasa kecil hanya karena kita berasal dari desa. Mulailah dari apa yang kita punya, kerjakan dengan sungguh-sungguh dan konsisten, kelola dengan ilmu pengetahuan, dan integrasi dengan inovasi. InsyaAllah ke depan kita akan semakin berdaya dan berjaya," pungkasnya. [feb/mad]