Reporter: Muhammad
blokBojonegoro.com - Laga terakhir Grup B AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026, benar-benar membuat Timnas voli putri Indonesia unggul dari Australia.
Bertanding Rabu (26/8/2026), di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, selain menang dengan skor telak 3-0 (25-18, 25-17, 25-21), empat pemain yang menghuni top skor pertandingan, semuanya dari Timnas Indonesia.
Arsela Nuari dan Ersandrina Devega mencerak skor sama 14 poin, disusul middle blocker Chelsa Berliana Nurtomo mengemas 13 poin dan opposite Mediol Yoku meraih 10 poin.
Top Skor Pertandingan
Indonesia Vs Australia
- Arsela Nuari (Indonesia) 14 Poin
- Ersandrina Devega (Indonesia) 14 Poin
- Chelsa Berliana Nurtomo (Indonesia) 13 Poin
- Mediol Yoku (Indonesia) 10 Poin
[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja]
Jalannya Pertandingan
Pelatih Indonesia, Marcos Sugiyama langsung menurunkan tim utama, mulai Ersandrina Devega, Arsela Nuari, Mediol Yoku, Chelsa Berliana Nurtomo, Maradanti Namira, Arneta Putri dan libera Indah Guretno.
Set Pertama
Set pertama mulai, para pemain Indonesia langsung menekan dan tidak memberikan ruang Australia meraih poin maksimal. Kombinasi spike keras dari Arsela dan quick smash Rara, panggilan akrab Marandanti Namira cukup merepotkan barisan pertahanan Australia.
Timnas Indonesia akhirnya mengunci skor akhir babak pertama dengan keunggulan telak 25-18.
Set Kedua
Memulai set kedua, Timnas Indonesia langsung menekan dan unggal jauh 4-0. Ersandrina Devega, Medio Yoku, Chelsa Berliana dan Arsela menyumbang poin. Australia memperkecil lewat block dengan skor 6-2.
Servis aces pemain Indonesia membuat poin bertambah 7-2, setelah itu kesalahan pemain Australia membuat skor 8-2 untuk Indonesia. Australia memperkecil ketertinggalan jadi 8-3, penempatan bola di belakang susah dijangkau Caca. Giliran Rara, panggilan Maradanti Namira sukses melancarkan serangan jadi 9-3.
Australia mulai memperkecil poin jadi 9-7 dari kesalahan Caca dan spike keras pemain lawan. Pelatih Marcos Sugiyama langsung meminta time out, karena momentum menyulitkan Timnas Indonesia.
Rara menghentikan empat poin beruntun dari Australia dari quick smash membuat 10-7, dan Indonesia menambah keunggulan jadi 11-7. Giliran kesalahan di Tim Indonesia membuat Australia menambah dua poin jadi 11-9. Chelsa menyumbang poin jadi 12-9.
Indonesia makin menjauh menjadi 14-9, setelah servis aces Arneta Putri. Serangan Chelsa gagal, setelah menghantam block jadi poin buat Australia jadi 14-10. Upaya Caca gagal lagi setelah spikenya menghantam block, Australia mendekat jadi 14-12.
Indonesia keluar dari tekanan, setelah spike Arsela membentur tembok block Australia dan keluar, skor jadi 15-12. Poin untuk Australia setelah menyambar bola di free zona, jadi 15-13. Indonesia menambah poin jadi 16-13, dan Medi gagal menyebrangkan bola jadi 16-14. Giliran Arsela mengeksekusi bola tanggung jadi 17-14, disusul Media menyumbang poin jadi 18-14.
Kesalahan dibuat oleh pemain Australia membuat keunggulan Indonesia bertambah jadi 19-14. Pelatih Australia langsung meminta time out. Rara giliran menyambar bola di atas net, poin jadi 20-14. Medi membuat kesalahan, spike kerasnya menghantam net, membuat skor 20-15. Spike Media keluar, Australia menambah poin jadi 20-16.
Arsela sukses menambah poin jadi 21-16, dan sang monster block Rara sukses memblokir serangan jadi 22-16. Giliran spike Arsela yang menembus block jadi 23-16, disusul tipuan Caca masuk menjadi 24-16. Australia menambah poin dari kesalahan servis Medi, jadi 24-17. Kemenangan diraih Indonesia saat pemain Australia kesalahan servis, skor ahir 25-17.
Set Ketiga
Awal set ketiga, poin pertama lahir dari tipuan Medio Yoku, skor 1-0. Kesalahan pemain Australia menambah poin Indonesia jadi 2-0. Arsela melakukan kesalahan dilanjut Chelsa gagal menyambar bola, menambah poin Australia jadi 2-2. Giliran Caca menambah poin jadi 3-2 dan disamakan Australia menjadi 3-3.
Arsela Nuari menyumbang poin jadi 4-3, dari spike keras. Chelsa lagi-lagi melakukan servis eror yang membuat skor sama 4-4. Australia menambah poin jadi 5-5, dan kesalahan pemain Australia poin jadi 6-5. Tipuan Australia menambah poin 6-6, dan Rara menyerang cepat dan mendapat poin jadi 7-6. Chelsa lagi-lagi konsisten menambah poin dari spike keras 8-6, disusul Caca yang membuat poin 9-6.
Quick smash Chelsa menekan dan menciptakan poin Indonesia jadi 10-6, dan dibalas pukulan pemain Australia menjadi 10-7. Rally panjang terjadi, diakhiri spike Chelsa melebar, membuat skor 10-8, menambah poin Australia. Indah Guretno gagal mengembalikan spike Australia, poin jadi 10-9 dan tipuan Caca diantara dua block Australia merubah jadi 11-9. Skor 12-10, dari kesalahan pemain Indonesia yang gagal menyebrangkan bola.
Arsela melepaskan spike keras dan menghantam block lawan, skor 13-10 dan Medio Yoku menyumbang poin jadi 14-10. Servis aces Caca, memperlebar jarak jadi 15-10. Set out diperoleh Australia membuat skor 15-11, namun setelah itu spike Caca bisa diblock, menambah lagi poin untuk Australia jadi 15-12.
Time out diambil Pelatih Indonesia Marcos Sugiyama, setelah itu Australia menambah lagi dua poin jadi 15-14. Akhirnya Medio Yoku bisa menghentikan rentetan skor Australia jadi 16-14. Quick sukses Australia menjadi 16-15. Kesalahan Australia dimanfaatkan Indonesia mengumpulkan tiga poin beruntun jadi 19-16.
Australia menambah dua poin dari kesalahan pemain Indonesia jadi 19-18. Giliran spike keras Caca menembus pertahanan Australia jadi 20-18. Serangan Australia jadi poin, dengan skor 20-19. Indonesia menambah dua poin jadi 22-19, dari spike Caca, namun servis Arneta keluar, membuat skor 22-20.
Caca menggila lagi dengan spike keras membuat skor berubah 23-20. Arsela Nuari membuat Indonesia selangkah lagi menang di set ketiga, dengan tambahan poin jadi 24-21. Akhirnya, block poin diperoleh dan mengakhiri perjuangan Australia dengan skor 25-21.
Dengan begitu, Timnas voli putri Indonesia memastikan lolos ke babak delapan besar dan kemungkinan besar akan menghadapi Iran. [mad]