Manfaatkan Mobile JKN, Arinda Pastikan Akses Layanan Kesehatan Tetap Terjamin
Arinda menunjukkan keaktifannya pada layanan JKN (Foto: istimewa)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Tak ingin terkendala saat sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan, Nyimas Arinda Anggraini (19) rutin memastikan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) miliknya tetap aktif.

Bagi Arinda, kebiasaan sederhana tersebut kini semakin mudah dilakukan berkat kehadiran Aplikasi Mobile JKN. Hanya melalui telepon genggam, ia dapat mengecek status kepesertaan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Menurut Arinda, sapaan akrabnya, memastikan kepesertaan JKN tetap aktif merupakan langkah penting. Sebab, kebutuhan terhadap layanan kesehatan bisa datang kapan saja dan sulit diprediksi.

“Saya termasuk orang yang cukup rutin mengecek status kepesertaan JKN melalui Aplikasi Mobile JKN. Menurut saya, hal ini sangat penting karena kita tidak pernah tahu kapan sakit atau membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap Arinda, Senin (24/8/2026).

Kemudahan akses menjadi alasan Arinda rutin memanfaatkan Mobile JKN. Ia menilai, transformasi layanan digital yang dilakukan BPJS Kesehatan membuat peserta lebih mudah mengakses berbagai informasi terkait kepesertaan.

Selain mengecek status kepesertaan, menurutnya, berbagai fitur yang tersedia dalam Mobile JKN juga dapat membantu peserta memenuhi kebutuhan administrasi layanan kesehatan.

“Sekarang semuanya sudah lebih mudah. Melalui Mobile JKN, saya bisa langsung melihat status kepesertaan saya kapan saja dan di mana saja,” katanya.

Tak hanya memastikan status kepesertaannya aktif, Arinda juga berusaha disiplin membayar iuran JKN setiap bulan. Ia mengaku selalu mengupayakan pembayaran dilakukan sebelum tanggal 10.

Baginya, membayar iuran tepat waktu bukan sekadar untuk memastikan dirinya tetap mendapatkan perlindungan kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab sebagai peserta dalam mendukung keberlangsungan Program JKN.

“Saya selalu mengusahakan membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya. Menurut saya, ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai peserta,” jelas Arinda.

Pengalaman tersebut membuat Arinda mengapresiasi berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan BPJS Kesehatan. Ia menilai digitalisasi layanan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan akses informasi secara cepat dan praktis.

“Saya mengapresiasi BPJS Kesehatan yang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan berbagai inovasi yang memudahkan peserta,” tuturnya.

Arinda berharap Program JKN dapat terus berkelanjutan dan memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat secara luas. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap status kepesertaan serta disiplin memenuhi kewajiban pembayaran iuran.

“Harapan saya, Program JKN dapat terus berkelanjutan dan semakin kuat dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Semoga BPJS Kesehatan terus menghadirkan inovasi layanan yang semakin mudah diakses, serta semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kepesertaan tetap aktif,” pungkas gadis asal Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro ini. [riz/mad]