Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Ratusan pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di Kabupaten Bojonegoro diajak memahami pentingnya toleransi dan membangun hubungan yang sehat di tengah keberagaman. Pesan tersebut disampaikan dalam Road Show Kerukunan dan Moderasi Beragama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro.
Kegiatan perdana road show tersebut berlangsung di Aula SMAN 3 Bojonegoro, Jalan Monginsidi, Selasa (11/8/2026). Sedikitnya 59 lembaga pendidikan tingkat SLTA di wilayah tengah Bojonegoro diundang dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut.
Ketua FKUB Bojonegoro, H. Hanafi, mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir. Menurutnya, jumlah peserta menunjukkan tingginya perhatian pelajar terhadap isu kerukunan dan hubungan antarumat beragama.
"Dari 59 lembaga tingkat SLTA yang kita undang, ada tiga ratusan siswa-siswi dan guru pendamping yang hadir. Hal ini sungguh membanggakan," ungkap Hanafi.
Ia menilai para pelajar juga cukup mengikuti perkembangan isu hubungan lintas agama dan toleransi yang terjadi saat ini. Hal tersebut terlihat dari respons peserta selama sesi dialog berlangsung.
"Menyimak tanya jawab tadi, itu menandakan bahwa siswa-siswi sangat antusias dan update terhadap hubungan umat antaragama juga toleransi," tambahnya.
Dialog menghadirkan sejumlah tokoh lintas agama dan perwakilan instansi terkait. Di antaranya Pendeta Joko Waluyo dari Kristen, Umma Tjitjik Mursyidah dari Islam, H. Siswono dari Kementerian Agama, serta Unsa Hudiana dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Bojonegoro.

Dipandu Hasan Bisri, dialog dikemas interaktif dengan mengajak peserta mengikuti sejumlah ilustrasi kehidupan sehari-hari. Pelajar diajak membayangkan bagaimana membangun pergaulan antara muslim dan nonmuslim, menjaga toleransi saat berkendara, hingga saling menghargai ketika hidup bertetangga dengan pemeluk agama yang berbeda.
Suasana kegiatan semakin mendapat perhatian ketika Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah hadir di tengah dialog. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para pelajar membangun hubungan yang sehat, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sosial.
Nurul Azizah juga mengingatkan pelajar agar menjauhi pergaulan bebas yang dapat mengancam masa depan, termasuk risiko penularan HIV/AIDS.
"Saat ini, penularan penyakit HIV AIDS sangat memprihatinkan, akibat pergaulan bebas terutama bagi anak-anak pelajar. Maka ayo kita hindari, masa depan cerah bagi siswa-siswi sangat terbuka, jangan hancurkan demi kesenangan sesaat," ucapnya.
Road Show Kerukunan dan Moderasi Beragama FKUB Bojonegoro ini tidak berhenti pada kegiatan perdana di wilayah tengah. FKUB Bojonegoro menjadwalkan road show serupa di wilayah timur dan barat Kabupaten Bojonegoro pada September 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal keberagaman secara langsung sekaligus membangun kebiasaan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published