Pertamina Patra Niaga, Korlantas, dan BPH Migas Perkuat Sinergi, Subsidi BBM Didorong Lebih Tepat Sasaran
Sinergi Pertamina Patra Niaga, Korlantas, dan BPH Migas dorong subsidi BBM tepat sasaran (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah memperkuat komitmen memastikan penyaluran energi subsidi tepat sasaran melalui kolaborasi strategis dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Komitmen ini ditegaskan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada Rabu 22/04/2026 lalu.

Kerja sama tersebut menjadi kelanjutan sinergi pemanfaatan data kendaraan bermotor sebagai basis pengaturan dan pengendalian distribusi BBM subsidi, khususnya Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) seperti Pertalite.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menegaskan kolaborasi lintas sektor ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola subsidi energi.

"Kolaborasi BPH Migas, Korlantas Polri, dan PT Pertamina Patra Niaga dalam pemanfaatan data kendaraan ini merupakan upaya nyata untuk mewujudkan penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran," ungkapnya.

Ia menambahkan, integrasi data memperkuat peran BPH Migas dalam pengaturan dan pengawasan distribusi BBM, sekaligus mendukung pengendalian konsumsi melalui sistem digital terintegrasi berbasis data kendaraan.

"Integrasi data satu pintu yang dikelola Korlantas Polri dan dimanfaatkan bersama ini menjadi fondasi penting dalam mendukung subsidi tepat sasaran, sekaligus meningkatkan transparansi, efisiensi layanan publik, dan pengawasan penyaluran BBM subsidi secara menyeluruh," tambahnya.

Sinergi antara BPH Migas, Korlantas Polri, PT Pertamina Patra Niaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci agar penyaluran BBM subsidi berjalan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat volume melalui sistem terintegrasi.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho menyatakan dukungan penuh terhadap integrasi data tersebut. Ia menyebut kerja sama ini sebagai penyempurnaan dari kolaborasi yang telah berjalan, sekaligus diharapkan mampu membuat penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran dan berdampak optimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, menilai integrasi data kendaraan oleh Korlantas Polri dapat dimanfaatkan lintas sektor. Menurutnya, hal ini akan menciptakan efisiensi pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan apresiasi atas sinergi antar lembaga tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga amanah subsidi energi.

"Subsidi bahan bakar minyak merupakan amanah negara yang harus dikelola secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Dalam hal ini, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memastikan bahwa penyaluran subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak," tuturnya.

Mars Ega menambahkan, kolaborasi ini diharapkan terus berkembang melalui sistem yang lebih adaptif, termasuk pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan akurasi dan mengurangi ketergantungan pada proses manual.

"Kami meyakini bahwa sinergi yang kuat antara Pertamina Patra Niaga, BPH Migas dan Korlantas Polri merupakan kunci dalam mewujudkan subsidi energi yang tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan," sebutnya.

Melalui penguatan kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga bersama Korlantas Polri dan BPH Migas berkomitmen meningkatkan kualitas data serta sistem pengawasan, agar penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran, transparan, dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat. [feb/mad]