Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meraih penghargaan dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026. Penganugerahan UHC Award digelar kemarin, di JIEXPO Convention Centre and Theater, Jakarta.
Penghargaan ini diberikan Pemerintah Pusat sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dalam penghargaan tersebut, hadir langsung Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiati dan menerima tropy.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
“Program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh miskin hanya karena sakit, sekaligus menjadi ikhtiar negara agar seluruh rakyat dapat mengakses layanan kesehatan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan kepesertaan JKN.
“Tidak boleh ada pemerintah daerah yang jumlah peserta JKN-nya justru menurun. Selain perluasan cakupan, pemerintah daerah juga harus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa hingga 31 Desember 2025, jumlah kepesertaan JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen penduduk Indonesia, melampaui target nasional.
“Capaian ini mencerminkan keberhasilan kolaborasi lintas sektoral serta komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan,” ujarnya.
Ghufron menambahkan, daerah yang telah mencapai UHC memiliki tingkat kesakitan yang lebih rendah dan akses layanan kesehatan yang lebih baik.
“Capaian ini bukanlah akhir, melainkan fondasi awal dalam menjaga keberlanjutan Program JKN sebagai gotong royong seluruh anak bangsa,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bojonegoro mendapatkan penghargaan UHC Award Tahun 2026 Kategori Madya dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, yang diserahkan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti. Semoga capaian ini semakin memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan Perangkat Daerah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan Bapak Sekretaris Daerah atas bimbingan dan arahannya, serta kepada seluruh OPD terkait,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ninik menegaskan bahwa capaian UHC bukan semata untuk memperoleh penghargaan, melainkan sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu.
“Dengan UHC, masyarakat tidak lagi bingung memikirkan biaya pengobatan karena telah dijamin oleh pemerintah. Namun demikian, masyarakat juga harus terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta pola makan yang sehat sebagai upaya preventif agar selalu sehat,” jelasnya.
Penghargaan UHC Awards Tahun 2026 ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan kesehatan yang merata dan berkelanjutan, demi mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing di masa depan. [mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published