Kontributor: M. Hilmi Masluhan
blokBojonegoro.com - Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia benar-benar menjadi mimpi buruk Surabaya Bank Jatim pada Putaran II Final Four Livoli Divisi Utama 2025, Selasa (14/10/2025). Sebab, ini kedua kalinya tim yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi atau Megatron harus bertekuk lutut.
Derby dua klub ternama Jawa Timur tersebut memang selalu dinanti para pecinta bola voli tanah air. Pada Putaran I Final Four, Petrokimia Gresik telah menang 3-0 atas Bank Jatim. Kali ini, skor sama 3-0 (25-21, 25-21, 25-13), Bank Jatim dengan Megatron tak berdaya.
[Baca Juga: TNI AU ELECTRIC DIHAJAR TIRTA BHAGASASI 0-3 https://blokbojonegoro.com/2025/10/14/tni-au-electric-keok-0-3-tirta-bhagasasi-menggila/]
Di pertemuan pertama di GOR Ki Mageti, Magetan, Bank Jatim keok atas Petrokimia Gresik. Mungkin alasan utama Megatron baru bergabung ketika mendekati Final Four dan belum sepenuhnya padu dengan anggota tim lain.
Kali ini, Bank Jatim tetap tampil full dengan megabintang Megatron atau Megawati Hangestri Pertiwi. Outside hitter Tim Nasional Indonesia itu berjuang bersama Karina Putri Aprina. Kedua pemain tersebut diakan ditopang Yulis Indahyani (Libero), Arneta Putri Amelian (Setter), Maya Kurnia Indri Sari (Middle Blocker) dan Ni Nyoman Shaniawati (Opposite).
Sedangkan Petrokimia Gresik yang belum terkalahkan di Livoli Divisi Utama hingga Final Four karena kekompakan tim, mulai setter Ajeng Nur Cahaya, libero Nandita Ayu, Bela Sabrina sebagai opposite, outside hitter Mediol Yoku dan Putri Agustin, serta middle blocker ada Geofanny Eka dan Shella Bernadetha Onnan.
Pelapisnya masih ada nama-nama seperti Nabila Purwita (OH), Amelia Dwisari (MB), Dhea Cahya Pitaloka (MB), Nabilla Dinda (S), Khoirun Nisak (L), Khanza Putri (OP) dan Naftalya Zipora (OH).
Set pertama, saling jual beli serangan dan block rapat Petromikia Gresik sempat menyulitan Megatron dan Karin. Sebab, dua middle blocker Shella Bernadetha dan Geofanny Eka benar-benar kuat. Bahkan, mereka juga punya kecepatan ketika menyerang di depan net. Akhirnya Petrokimia Gresik bisa mengunci set pertama dengan skor 25-21.
Di set kedua tidak jauh berbeda. Sempat saling kejar poin, namun Petrokimia tetap sulit terbendeng dengan unggul 25-21.
Di set penentuan, Petrokimia Gresik yang mepunyai pemain pelapis mumpuni juga tidak kesulitan merolling pemain. Saat Bella Sabrina sudah kecapekan, maka Nabila Purwita akan masuk. Kelincahan pemain cantik asal Pulau Madura tersebut sulit dibendung block. Akhirnya laga berakhir 25-13. [han/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published