Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bojonegoro kembali menunjukkan eksistensinya sebagai madrasah unggulan yang konsisten mencetak prestasi di berbagai bidang. Tahun ini, madrasah yang terletak di Jl. Monginsidi No. 158 Sukorejo, Bojonegoro ini berhasil mencatatkan pencapaian gemilang, tidak hanya dalam kompetisi akademik melalui Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI), tetapi juga di arena olahraga melalui Pekan Olahraga Pelajar (POP) Kabupaten Bojonegoro 2025.
Pada ajang OMI tingkat kabupaten, MAN 2 Bojonegoro mengirimkan para siswa terbaiknya untuk berkompetisi di bidang Biologi, Kimia, Matematika dan Geografi. Hasilnya, empat siswa berhasil meraih juara dan berhak melaju ke tingkat provinsi.
Siti Ai’zatul Qibtiyah Meidhita berhasil menorehkan Juara 1 bidang Biologi, Maimuna Zahroun Nikmah di bidang Kimia pun tampil gemilang dan meraih juara pertama. Sementara di bidang Matematika, Rahma Naila Cahyadewi mendapat Juara 1, disusul Tsania Fitri Anwar H yang juga berhasil meraih posisi kedua bidang Geografi.
Keempat siswa tersebut telah mengikuti seleksi OMI tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2 Oktober lalu, dan hasil resmi dari kompetisi tersebut akan diumumkan pada 10 Oktober mendatang.
Kepala MAN 2 Bojonegoro, H. Abdur Rozaq, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian anak didiknya di ajang OMI. Ia menegaskan bahwa proses pembinaan tidak hanya berfokus pada latihan soal semata, namun juga menekankan pentingnya penguatan spiritual dan pembentukan karakter.
"Untuk OMI, kami terus melakukan pembinaan yang intensif. Waka Akademik bersama tim guru pembina sudah menyiapkan program latihan soal secara terstruktur, termasuk pembelajaran mandiri siswa. Selain itu, tentu kami iringi dengan ikhtiar spiritual melalui ibadah dan doa bersama. Ini menjadi bagian penting dari pendidikan karakter di madrasah," ujarnya.
Prestasi MAN 2 Bojonegoro tidak berhenti pada bidang akademik saja. Dalam ajang POP Bojonegoro 2025, kontingen olahraga dari MAN 2 tampil luar biasa dengan meraih total 15 medali, terdiri dari tujuh medali emas, tiga medali perak, dan lima medali perunggu.
Beberapa cabang olahraga yang berhasil menyumbangkan medali emas antara lain catur cepat, sepatu roda skate cross dan standar, tenis meja putri, sepak takraw putra, bulutangkis tunggal putri, serta pencak silat kelas E.
Medali perak diraih dari cabang bulutangkis tunggal putra, skateboard, dan tenis meja putri. Sementara itu, medali perunggu diperoleh dari cabang sepak takraw putri, catur klasik, pencak silat kelas D dan kelas B, serta handball putra.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Yuliyatno, menjelaskan bahwa keberhasilan siswa-siswi MAN 2 di bidang olahraga merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan terencana. Menurutnya, madrasah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
"Siswa MAN 2 Bojonegoro dibekali bukan hanya dengan ilmu, tapi juga keterampilan dan semangat kompetisi. Kami percaya pendidikan yang baik adalah pendidikan yang utuh, yaitu akademik dan non-akademik berjalan seimbang," jelas Yuliyatno.
Dengan torehan prestasi di dua ajang besar ini, MAN 2 Bojonegoro sekali lagi membuktikan kapasitasnya sebagai madrasah yang mampu bersaing, baik dalam dunia sains maupun olahraga.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari komitmen madrasah dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, dan jiwa kompetitif yang tinggi.
"Apapun hasil tingkat provinsi nanti, kami sudah sangat bangga pada anak-anak. Mereka membawa nama baik madrasah dan menjadi panutan bagi teman-temannya. Kami berharap ini menjadi awal dari prestasi-prestasi selanjutnya," tutup H. Abdur Rozaq. [feb/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published