Reporter: Muhammad
blokBojonegoro.com - Kemenangan dramatis Kota Impian Wahana atas TNI AU Electric dengan skor 3-2 (22-25, 25-22, 14-25, 25-21, 15-13), tidak lepas dari kecemerlangan outside hitter andalan Wa Ode.
Pemain 17 tahun dengan tinggi 180 cm dan berat 73 kg itu benar-benar merajai. Smash si tangan kidal itu benar-benar mematikan. Bahkan, middle blocker sekelas Dinda Syifa dan dua opposite hitter TNI AU Electric, Afifah dan Tanisa Nurma Zakia dibuat kalang kabut.
Wa Ode Ardiana merupakan atlet voli yang lahir Bandung pada 22 Maret 2008. Kekuatan utamanya di tangan kiri dan ia ikut membawa Kota Impian Wahana finis di tempat ketiga Livoli Divisi 1 2024 dan berhasil promosi ke Livoli Divisi Utama 2025.
Sebelum berlaga di Livoli Divisi Utama 2025, W Ode debut di liga bola voli profesional tingkat tertinggi di Indonesia, Proliga 2025, bersama Jakarta Livin Mandiri. Wa Ode menjadi salah satu pemain yang dipanggil PBVSI untuk persiapan skuad Merah Putih U-21 jelang Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 bersama Junaida Santi, Kadek Diva, Syelomita Afrilaviza Wongkar, Gendis Azzahra Dwi Febyane, Ajeng Nur Cahaya, Calista Maya, dan pemain lainnya.
Wa Ode yang berposisi sebagai opposite tampil gemilang bersama Timnas Voli Putri U-21 di Moji Volley Cup 2025, yang merupakan turnamen ekshibisi serta ajang pemanasan resmi bagi Timnas Voli Putri Indonesia senior dan U-21 jelang agenda internasional.
Kecermelangan Wa Ode masih terbawa ke GOR Utama Bojonegoro. Lima kali bertanding, Wa Ode seakan menjadi nyawa utama Wahana, selain ada Deahaya opposide hitter. Termasuk ketika mengalahkan TNI AU Electric, ia hanya sesekali diganti saja. [mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published