Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro sepi peminat. Hingga penutupan pendaftaran pada 18 September 2025 pukul 23.59 WIB dini hari, hanya ada dua aparatur sipil negara (ASN) yang resmi mendaftar.
Keduanya adalah Eka Atikah, Sekretaris DPRD Kota Blitar, dan Edi Susanto, Sekretaris DPRD Bojonegoro.
[Baca Juga: LELANG SEKDA BOJONEGORO SEPI PENDAFTAR https://blokbojonegoro.com/2025/09/17/eks-pj-sekda-bojonegoro-tak-ikuti-seleksi-sekda-definitif-umur-dan-kesehatan-jadi-alasan/]
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Hari Kristianto mengungkapkan, hingga detik-detik terakhir pendaftaran ditutup, jumlah pendaftar yang masuk belum memenuhi kuota minimal sesuai aturan.
“Pendaftar baru ada dua orang sampai batas akhir kemarin,” ungkap Hari, Jumat (19/9/2025).
Sehingga, lanjut Hari, pendaftaran akan diperpanjang selama sepekan kedepan. Sebab, sesuai regulasi yang berlaku, harus terdapat empat ASN yang mendaftar.
“Diperpanjang selama 7 hari,” tambah Hari singkat.
Untuk diketahui, kursi jabatan Sekda Bojonegoro mengalami kekosongan sejak September 2024 lalu. Nurul Azizah harus meninggalkan jabatan orang nomor tiga di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro itu, untuk mengikuti Pilkada Bojonegoro 2024.
Guna mengisi kekosongan tersebut, Djoko Lukito dipercaya menjadi Pj Sekda Bojonegoro dua kali. Pada awal Oktober 2024—awal Januari 2025 dan pertengahan Februari—pertengahan Mei 2025.
Sedangkan, Andik Sudjarwo menjadi Pj Sekda Bojonegoro pada akhir Mei—Agustus 2025. Kini, jabatan Sekda Bojonegoro dipegang sementara oleh Kusnandoko Tjatur, yang merupakan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published