Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com – Sejumlah 1.677 mahasiswa baru program sarjana dan pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro resmi mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025. Agenda yang dipusatkan di halaman utama kampus Jl. Ahmad Yani No. 10 Jambean, Sukorejo-Bojonegoro berlangsung dengan khidmat nan penuh semangat.
[Baca Juga: KAPOLRES TAKJUB DI D'KONCO CAFE https://blokbojonegoro.com/2025/08/26/saat-di-d-konco-cafe-kapolres-bojonegoro-takjub-dengan-panorama-indah/]
Acara pembukaan dihadiri oleh Rektor, jajaran pimpinan universitas, Ketua Badan Pengurus Harian (BPP), dekan, dosen, serta wali mahasiswa. PKKMB menjadi momentum awal mahasiswa menyandang status sebagai “Giri Muda”, sebutan khas civitas akademika baru UNUGIRI.
Perwakilan wali mahasiswa, Catur Wahyu Setyawan, menyampaikan rasa syukur atas diterimanya anak-anak mereka di UNUGIRI. Ia juga menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak-anak kepada UNUGIRI dan berharap mereka dibimbing tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam karakter dan akhlak.
"Kami berpesan kepada anak-anak kami agar tertib dalam menjalankan aturan dan menjauhi hal-hal negatif. Sami’na wa atho’na, manut kepada dosen-dosen UNUGIRI," ungkap Catur Wahyu.
Rektor UNUGIRI, M. Jauharul Ma’arif, M.Pd.I., dalam sambutannya mengapresiasi semua pihak yang mendukung terselenggaranya PKKMB. Pihaknya menerima amanah untuk mendidik dan menjalankan tugas supaya mahasiswa dapat berkembang dengan baik.
"Kami menerima amanah dari para wali mahasiswa, dan akan melaksanakannya sebaik mungkin. Tugas kami adalah membersamai mahasiswa agar potensinya berkembang, tidak hanya dalam ilmu tetapi juga akhlak," papar Rektor UNUGIRI.
Lebih dari itu, ia juga menegaskan bahwa UNUGIRI adalah kampus inklusif di bawah naungan PBNU. "Mahasiswa UNUGIRI tidak hanya dari NU. Ada dari Muhammadiyah bahkan non-muslim. Ini bukti bahwa kampus kita terbuka untuk semua," lengkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BPP UNUGIRI, Drs. H. Saifuddin Idris, M.M., menyatakan bahwa memilih UNUGIRI adalah keputusan tepat. Sebab, di UNUGIRI mempunyai tradisi keilmuan luar biasa, dengan dosen profesional bergelar doktor bahkan profesor.
"Kalian akan dibimbing dalam akhlaqul karimah ala ahlussunnah wal jama’ah dan dididik melalui UKM yang variatif. Semua ini bekal menjadi pribadi unggul dan bermanfaat," kata Ketua BPP UNUGIRI.
Ia memastikan bahwa PKKMB dilaksanakan secara edukatif, humanis, dan tanpa perpeloncoan, demi mendukung proses adaptasi mahasiswa baru.
Selama PKKMB, mahasiswa dikenalkan pada visi-misi universitas, sistem akademik, organisasi kemahasiswaan, serta tata tertib kampus. Program ini menjadi langkah awal pembentukan karakter dan kesiapan mahasiswa dalam menjalani kehidupan di Perguruan Tinggi. [Feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published