Kontributor: Muhammad Qomarudin
blokBojonegoro.com - Bukan skor akhir 1-1 yang disoroti oleh manajemen Persibo Bojonegoro saat bertandang menghadapi tuan rumah Lamongan FC. Sebab, hasil apapun jika dilalui secara fair, maka tetap akan diterima dengan lapangan dada.
Seperti diketahui, pertandingan di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan, Rabu (22/5/2017) sore memakan korban penjaga gawang Laskar Angling Dharma, Toni. Akibat aksi kasar pemain tuan rumah, Toni sempat pingsan di lapangan dan harus dilarikan ke RSUD dr. Soegiri, Kabupaten Lamongan.
"Kita sayangkan kinerja wasit yang berat sebelah. Sehingga, banyak keputusan merugikan Persibo," kata CEO Persibo Bojonegoro, Abdulloh Umar, kepada blokBojonegoro.com setelah pertandingan.
Oleh karena itu, ia berharap pada pertandingan ke depan tidak seperti itu lagi. Karena, kerja keras pemain sejak menit pertama sampai akhir laga sudah sangat luar biasa.
"Manajemen memberi apresiasi tinggi untuk pemain, official dan suporter," pungkasnya. [din/lis]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published