Usia Senja, Pak Lil Tetap Giat Jual Gapit
Pak Lil (61), salah seorang penjual jajanan gapit di pasar Kota Bojonegoro bagian pintu masuk utara. Laki-laki tua asal Desa Bangilan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro ini, berjualan gapit sejak 2012.
Pak Lil (61), salah seorang penjual jajanan gapit di pasar Kota Bojonegoro bagian pintu masuk utara. Laki-laki tua asal Desa Bangilan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro ini, berjualan gapit sejak 2012.
Dusun Grogol, Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro dikenal sebagai tempat usaha rumahan pengrajin anyaman bambu. Banyak jenis kerajinan tangan yang dibuat dari bambu itu, di antaranya tampah, bojok, tompo (wadah untuk mencuci beras), kalo (wadah untuk memeras santan), dan kemarang (wadah untuk menaruh nasi)
Pekerjaan menjadi tukang parkir pada umumnya dilakukan oleh kaum laki-laki, tapi tidak untuk tukang parkir yang berada di pasar Kota Bojonegoro.
Perangkat desa adalah salah satu komponen yang memiliki andil dalam kemajuan sebuah desa dan juga kesejahteraan rakyat di bawah komando Kepala Desa (Kades), seperti pembangunan infrastruktur, kepengurusan data kependudukan dan juga kesejahteraan masyarakat desa.
Nama seorang pemuda Bojonegoro, Beryl Pilar Kharismaldie sempat viral di media sosial bahkan di media-media Nasional. Beryl yang beralamat di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu itu bernazar untuk pulang kampung ke Bojonegoro, Jawa Timur, dengan mengendarai sepeda dipenuhi Beryl Pilar Kharismaldie usai lulus dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 25 yang baru saja dilantik.
Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 73 tinggal menghitung hari. Bersamaan dengan hari itu pula, dua perwakilan Bojonegoro akan turut serta mengibarkan bendera pada upacara kemerdekaan Provinsi Jatim.
Berasal dari keluarga sederhana tak menyurutkan semangat Nadya Azzahra meraih berbagai prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, serta sekarang ini tengah berada di tingkat Nasional.
Terik Matahari begitu menyegat disertai hembusan angin, Kala blokBojonegoro.com berkunjung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bojonegoro. Tak selang beberapa lama, datanglah salah satu siswa memasuki ruang Kepala sekolah sembari melemparkan senyum simpul.
Siapa sangka seorang tukang sapu jalan atau biasa disebut sebagai pasukan kuning dan juga marbot masjid dapat melaksanakan ibadah Haji di tanah Suci Mekkah. Pasangan suami istri ini tinggal di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Untuk pertama kalinya siswa dari SMA Negeri 1 Kabupaten Bojonegoro membawa pulang mendali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Prestasi yang membanggakan tersebut diraih oleh Cahyani Tiara Saftri.