Sabtu (1/11/2025) malam di akhir pekan Kabupaten Bojonegoro, berubah menjadi lautan cahaya dan semangat kebersamaan, saat ratusan peserta mengikuti Medhayoh Night Run: Mlayu Bareng, Seneng Bareng.
Malam akhir pekan di Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (1/11/2025), berubah menjadi lautan cahaya dan semangat kebersamaan, saat ratusan peserta mengikuti Medhayoh Night Run: Mlayu Bareng, Seneng Bareng. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348.
Sejumlah 18 perajut dari Kelompok Perempuan Indonesia Merajut (PRIMA) mengikuti Pelatihan Pecah Pola Tas Rajut Motif Double Crochet Stripe yang berlangsung selama 3 hari 21-23 Oktober 2025 di Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Penyandang Disabilitas tahun 2025 yang yang diinisisasi oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)-SKK Migas serta dilaksanakan oleh Yayasan Sri Sasanti Indonesia (YSSI).
Dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional 2025, Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Bojonegoro sukses menggelar rangkaian lomba Santrifest 2025 yang diikuti oleh para pelajar dan santri dari berbagai lembaga pendidikan di Bojonegoro.
Suasana lapangan MAN 1 Bojonegoro tampak riuh penuh tawa saat mahasiswa asing peserta Cultural Camp ikut mencoba permainan tradisional bersama para siswa, Sabtu (1/11/2025).
Suasana kelas XI E Taruna MAN 1 Bojonegoro pagi itu benar-benar hidup. Dalam sesi pembelajaran lintas budaya bersama tamu asal Kenya, para siswa aktif bertanya, berinteraksi, dan tertawa lepas.
Ada lima lokasi yang jadi tujuan program "Ziarah Muassis Nahdlatul Ulama (NU)" oleh PCNU Bojonegoro bersama perwakilan Banom dan Lembaga, dalam rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2025.
Lokasi ke empat ziarah muassis Nahdlatul Ulama (NU) oleh PCNU Bojonegoro bersama perwakilan Banom dan Lembaga, sampai di pesarean Almaghfurlah KH. Bisri Syansuri, Sabtu (1/11/2025) siang.
Halaman MAN 1 Bojonegoro tampak semarak pada Sabtu (1/11/2025). Ratusan siswa berseragam rapi menyambut kedatangan empat mahasiswa pascasarjana dari berbagai negara dalam kegiatan Culture Camp by Foreign Graduate Students. Acara ini menjadi jembatan budaya sekaligus ruang belajar global bagi para siswa madrasah unggulan tersebut.
Tuntas dari pesarean Syaichona Moh. Cholil Bangkalan dan Ponpes Tebuireng berziarah di Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari, peserta ziarah muassis NU dari PCNU Bojonegoro beserta Banom dan Lembaga menuju ke Kediri.
Tepatnya berziarah di area pesarean aulia di Tambak, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Di lokasi tersebut, disareaken KH Hamim Tohari Djazuli atau Gus Miek, KH. Achmad Siddiq dan salah satu tokoh pendirian awal NU Bojonegoro, KH. Rohmad Zubair.