Jelang Pemilu 2019 berbagai upaya dilakukan untuk memberi pemahaman kepada para calon pemilih. Seperti KPU Bojonegoro bersama Relawan Demokrasi (Relasi) blusukan ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Banjarsari, Trucuk untuk sosialisasi.
Setiap Jumat, tepatnya sebelum adzan berkumandang untuk Jumatan, tampak polisi wanita telah berjaga di jalan raya. Tepatnya di masjid yang dekat dengan jalan raya dengan lalu lintas padat. Seperti depan Masjid Attaqwa, Jalan Teuku Umar, Masjid Agung Darussalam Jalan Hasyim Asari dan Masjid Islamic Center Jalan Panglima Polim. Pengamanan tersebut untuk menjaga keselamatan masyarakat yang akan menunaikan ibadah salat Jumat. Hingga berakhir salat, Polwan masih berjaga dan sampai benar-benar masyarakat telah habis.
Hingga kini pencarian korban yang diduga bunuh diri terjun ke bengawan solo terus dilakukan Bahkan Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Jawa Timur (Jatim) kantor Surabaya ikut mencari korban Diperkirakan, posisi korban tidak akan jauh dari lokasi jatuh, yaitu seputaran jembatan Glendeng Hal itu dikatakan Komandan Tim (Dantim) Kantor SAR Surabaya, Gian Ery Pramulya saat di lokasi Menurutnya, prediksi itu karena melihat arus dan terlihat ada bangkai yang berputar-putar saja Operasi akan dilakukan selama 7 hari dengan semaksimal mungkin Kendala saat ini adalah sampah, ditakutkan korban tersangkut ranting bambu
Hingga kini pencarian korban yang diduga bunuh diri terjun ke bengawan solo terus dilakukan Bahakn Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Jawa Timur (Jatim) kantor Surabaya ikut mencari korban
Upaya pencarian warga yang nekat loncat dari atas Jembatan Glendeng terus dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tuban. Pencarian dimulai sekitar pukul 07.00 Wib. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda kemunculan korban. Penyisiran dimulai dari titik jatuhnya korban, lanjut di kaki penyangga jembatan Glendeng sampai ke timur Bengawan. Radius pencarian dari jembatan ke timur sampai siang ini sudah sekitar 4 kilometer.