Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab), DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bojonegoro mulai mematangkan mekanisme penjaringan calon ketua untuk periode mendatang.
Proses penjaringan ini dipastikan mengacu pada hasil Muktamar PKB yang menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan Muscab di seluruh daerah.
Ketua Steering Committee (SC) Muscab PKB Bojonegoro, Abdulloh Umar, menjelaskan bahwa mekanisme penjaringan dilakukan melalui tahapan internal partai sebelum nantinya ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"DPP PKB baru akan menyampaikan saat muscab besok Sabtu," ujar Umar.
Ia menegaskan, dalam proses penjaringan tersebut tidak ada kriteria khusus yang membatasi kader untuk maju sebagai calon ketua.
"Tidak ada kriteria khusus untuk menjadi calon ketua DPC PKB. Juga, tidak ada persyaratan seperti halnya harus menjabat anggota DPRD terlebih dahulu," jelasnya.
Menurutnya, seluruh kader PKB memiliki peluang yang sama untuk ikut dalam kontestasi kepemimpinan di tingkat cabang.
"Semua kader PKB mempunyai hak yang sama. Semua bisa jadi calon ketua DPC PKB 2026-2031 mendatang," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa nama-nama kandidat hasil penjaringan tidak langsung diumumkan ke publik, melainkan akan disampaikan oleh DPP saat forum Muscab berlangsung.
Hal ini sejalan dengan mekanisme PKB secara nasional, di mana Muscab hanya menjadi forum penjaringan awal, sementara penetapan akhir dilakukan melalui tahapan lanjutan di tingkat pusat, termasuk proses evaluasi dan penguatan komitmen kepemimpinan.
Selain agenda penjaringan ketua, Muscab juga menjadi momentum konsolidasi organisasi dan penyusunan arah strategi partai ke depan.
"Muscab ini tidak hanya membahas target kemenangan dan penambahan kursi DPRD, namun juga bagaimana membawa kemaslahatan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan," tutur Umar.
Dengan mekanisme tersebut, PKB Bojonegoro berharap Muscab 2026 dapat menghasilkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu menjawab tantangan politik dan kebutuhan masyarakat di daerah. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published