Reporter: Muhammad
blokBojonegoro.com - Kemenangan Jakarta LavAni Livin Transmedia atas Jakarta Bhayangkara Presisi di laga pembuka Proliga 2026 Seri Malang, Kamis (5/2/2026) sore, membuat posisi di klasemen tidak berubah.
[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja]
Pertandingan digelar di GOR Ken Arok, Kota Malang itu dimenangkan Boy Arnes dan kawan-kawan dengan skor 3-0 (25-19, 25-17, 25-21).
Dengan tambahan tiga poin, LavAni Livin semakin menjauhi lawan-lawannya dengan 18 poin. Hasil dari enam kali main, dengan semuanya berakhir menang telak.
Juara bertahan Bhayangkara Presisi yang kalah terpaku di posisi runner up dengan 10 poin dari tiga kali menang dan tiga kali menderita kekalahan.
Disusul Jakarta Garuda Jaya, Surabaya Samator dan Falcons Tirta Bhagasasi di bawah klasemen sementara.
KLASEMEN PROLIGA 2026 (PUTRA)
1. LavAni - 18 Poin (6 Main - 6 Menang - 0 Kalah)
2. Bhayangkara Presisi - 10 Poin (6 Main - 3 Menang - 3 Kalah)
3. Garuda Jaya - 5 Poin (4 Main - 2 Menang - 2 Kalah)
4. Surabaya Samator - 5 Poin (5 Main - 2 Menang - 3 Kalah)
5. Falcons Tirta Bhagasasi - 1 Poin (5 Main - 0 Menang - 5 Kalah)
Jalannya Pertandingan
Berbekal pemuncak klasemen sementara, Boy Arnes dan kawan-kawan langsung menggebrak sejak menit awal. Set pertama mereka mendominasi atas tim yang dibela Agil Angga. Skor berakhir 25-19.
Unggul 1-0 membuat, Hendra Kurnawan dan kawan-kawan makin bersemangat, Bhayangkara Presisi tidak bisa mengembang pertandingan hingga menyerah 25-17.
Set ketiga saling jual beli serangan langsung terlihat sejak mulai pertandingaan. Namun, variasi serangan LavAni sulit ditandingi, sehingga mereka kembali menang dan menyudahi perlawanan Bhayangkara Presisi dengan skor 25-21. [mad]
Khusus pertandingan sektor perempuan nanti, ada dua gacoan gacor, siapa lagi jika bukan Megawati Hangestri Pertiwi atau Megatrin di Jakarta Pertamina Enduro dan pemuncak top skor sementara Nerima Ozsoy di Electric PLN.
Jika dilihat dari formasi top skor, memang Neriman Masih unggul jauh dari Megatron. Dari empat seri yang sudah berlangsung, Neriman telah mengumpulkan 159 poin (149 attack - 5 block - 5 serve).
Sedangkan Megatrin di posisi empat dengan 124 poin (103 attacak - 11 block - 10 serve). Secara persaingan, masih terbuka lebar siapa yang jadi pemuncak top skor di akhir kompetisi.
Megatron unggul di block dan jago servis. Ia sering mendapatkan servis ace dan bahkan di satu pertandingan pernah empat ace. Lawannya Nerima benar-benar garang spikenya, kencang dan menukik.
Patut disaksikan nanti malam, siapa yang lebih unggul, apakah Megatron atau Nerima Ozsoy yang lagi-lagi tambah garang. [mu/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published