Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Kebakaran hebat yang melanda kantor PT Jaya Etika Beton di Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (6/1/2025), menyisakan tanda tanya besar. Sebab, bangunan yang berdiri di atas lahan milik Niswatin, warga setempat, itu diketahui menyimpan ribuan liter solar dan berbagai dokumen penting perusahaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kebakaran kemarin (6/1), sebanyak 12 drum penyimpanan solar ikut terbakar. Setiap drum diketahui berkapasitas sekitar 1.000 liter, sehingga api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Saat ini, aparat kepolisian mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden dengan nilai kerugian mencapai Rp400 juta tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Balen, Aiptu Sutarno mengatakan, penyebab kebakaran, sementara dipicu oleh konsleting listrik. Sementara, sampai saat ini pihaknya juga masih melakukan penyelidikan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap kontraktor.
“Penyebab kebakaran sementara dari konsleting listrik. Namun, untuk kerugian menurut keterangan penanggung jawab PT Jaya Etika Beton, Hanif, perusahaan mengalami kerugian materiil sekitar Rp400.000.000,” ungkap Aiptu Sutarno, Rabu (7/1/2026).
Terpisah, Pemilik Lahan, Niswatin mengungkapkan, api pertama kali muncul dari sisi barat deretan drum, selanjutnya api dengan cepat merambat ke drum lainnya, dan menyebabkan asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit.
“Awalnya kelihatan api dari sebelah barat drum, saya kaget karena tidak lama langsung membesar,” ujar Niswatin.
Selanjutnya, solar yang tumpah dari drum juga mengalir ke area persawahan di samping gudang. Akibatnya, sebagian tanaman padi milik warga ikut terbakar ludes.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan bahan bakar minyka (BBM) jenis solar di Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (6/1/2026). Gudang tersebut diketahui menyimpan sekitar 12 ribu liter solar, sehingga api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan warga sekitar.
Gudang penyimpanan solar itu, milik PT Jata Etika Beton yang menyewa lahan milik Niswatin, warga setempat. Solar yang disimpan digunakan untuk kebutuhan operasional proyek rehabilitasi jaringan irigasi. Besarnya volume bahan bakar membuat kobaran api disertai asap hitam pekat terlihat dari jarak jauh. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published