Pengirim: Guru MI Najil Ummah
blokBojonegoro – Suasana berbeda tampak di MI Najil Ummah Desa Kenep, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (19/7/2025). Madrasah ini menggelar Pemilihan Ketua Kelas (PILKELAS) yang dirancang menyerupai pelaksanaan Pemilu nasional.
Kegiatan ini diikuti oleh 81 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 yang berperan sebagai pemilih tetap. Tak sekadar mencoblos, para siswa juga dilibatkan dalam berbagai peran penting layaknya petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mulai dari petugas KPPS mini, pengawas, hingga saksi turut dihadirkan.
Bilik suara, kotak suara, tinta penanda jari, hingga surat suara disiapkan dengan rapi, menambah kesan nyata dalam proses demokrasi tersebut.
Kepala MI Najil Ummah, Muhammad Sholikin mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran demokrasi sejak dini yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai partisipatif dan tanggung jawab dalam memilih pemimpin.
“Kami ingin anak-anak belajar bahwa suara mereka penting. Mereka harus berani menentukan pilihan sendiri tanpa tekanan, dan memahami proses pemilihan yang jujur dan adil,” jelasnya.
Sholikin menambahkan, pemilihan ini juga memberi ruang bagi siswa untuk belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, serta memahami proses administratif dalam pemilu yang selama ini hanya mereka lihat di televisi atau dengar dari orang tua mereka.
PILKELAS ini tidak hanya berlangsung serentak di semua kelas, tetapi juga mengusung semangat kebersamaan dan edukasi menyenangkan. Para siswa tampak antusias, bahkan ada yang sudah datang sejak pagi untuk memastikan dirinya masuk dalam daftar hadir dan mendapatkan surat suara.
Melalui simulasi pemilu seperti ini, pihak madrasah berharap siswa-siswi MI Najil Ummah tumbuh menjadi generasi yang sadar akan pentingnya demokrasi dan siap menjadi pemilih cerdas di masa depan. [mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published