Kontributor: Maulina Alfiyana
blokBojonegoro.com - Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran mengalami kenaikan harga. Setelah harga cabai dan tomat merangkak naik, kini disusul dengan harga ayam broiller yang naik mencapai 13 persen.
Menurut salah seorang pedagang, Rodliyah, saat ditemui di Pasar Kecamatan Sumberrejo, Selasa (31/5/2022), mengatakan, kenaikan harga ini disebabkan karena stok ayam dari produsen kosong hingga menyebabkan pedagang menaikan harga ayam di pasaran.
"Baru awal pekan kemarin naiknya, dari Rp30 ribu perkilogram naik menjadi Rp34 ribu per kilogram," jelasnya.
Kendati demikian hingga kini penjualan di lapak daging miliknya masih lancar. Meski banyak konsumen yang mengeluhkan kenaikan harga tersebut.
"Penjualan normal meski pembeli banyak yang mengeluh. Karena di sini semua pedagang kompak ketika harga dari peternak naik harga jual juga ikut naik. Sama rata sehingga tidak ada pembeli yang protes," imbuhnya.
Sementara salah satu pembeli, Hartatik menyebut akibat naiknya harga ayam yang mencapai 13 persen ini, dirinya lebih memilih mengurangi dalam membeli daging ayam.
"Selain mengurangi pembelian saat harga naik begini saya lebih memilih membeli ceker ayam, kepala ayam dan tulangan ayam yang harganya lebih murah dan dapat banyak, " pungkasnya. [lin/lis]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published