Reporter: Sutopo
blokBojonegoro. com - Selama Januari hingga pertengahan Desember 2018 kerugian banjir bandang yang menerjang wilayah Bojonegoro mencapai Rp3.207.265.000 (3,2 miliar).
Data yang terhimpun blokBojonegoro.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut, kerugian di Kecamatan Gondang untuk 2 desa terkena banjir yaitu Gondang dan Jari adalah Rp10 juta.
"Untuk Dander tidak dituliskan kerugiannya di data," ujat Plt. BPBD Bojonegoro, Nadif Ulfia kepada blokBojonegoro.com, Selasa (18/12/2018).
Kemudian kerugian di Kecamatan Temayang untuk 7 desa yaitu mencapai Rp142.610.000. Kerugian ini di antaranya adalah karena kerusakan padi dan jembatan gantung permanen.
Sementara untuk Kecamatan Belen tidak didata berapa kerugiaannya. Kecamatan Balen sendiri ada 4 desa yang terdampak banjir bandang.
Kecamatan Bubulan terdampak banjir bandang dengan kerugian Rp1,6 miliar. Salah satu kerusakan yang paling parah adalah putusnya jembatan di Desa Clebung.
Kemudian ada Kecamatan Sukosewu yang di dalamanya terdapat 10 desa terdampak banjir bandang Rp1,134 miliar.
Pihak BPBD menghimbau warga masyarakat untuk selalu waspada. Sebab, saat ini masih musim hujan dan segela kemungkinan bisa saja terjadi. Untuk untuk itu diharapkan warga selalu waspada dan utamakan keselamatan diri. [top/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published