Reporter: Parto Sasmito
blokBojonegoro.com – Lapangan Tiung Biru (TBR) di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro sempat menghasilkan minyak mentah 1.000 barel per hari (BPH) dan terakhir dikisaran 800 BPH. Namun, untuk kepentingan energi yang lebih besar sumur minyak di tempat tersebut ditutup.
Seperti diketahui, Lapangan TBR merupakan satu paket dengan Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperatori Pertamina EP Cepu (PEPC) yang saat ini dalam tahap persiapan pembangunan konstruksi.
[Baca juga: Produksi Minyak dari Lapangan Tua Masih 2.417 BPH ]
“Sejak akhir April sudah ditutup sumur minyaknya. Jelang ditutup masih produksi 800 BPH,” kata Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Afwan Daroni kepada blokBojonegoro.com, Kamis (12/7/2018).
Dikatakan, ditutupnya Lapangan TBR karena sudah masuk Unitisasi Lapangan Gas. Sehingga yang diambil gas bukan lagi minyaknya. Sehingga sejak diputusakan Pemerintah Pusat langsung ditutup oleh Pertamina EP Asset 4.
“Sekarang ini, di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya masih ada Lapangan Tua dan Sukowati yang produksi minyaknya tinggi,” tegasnya. [ito/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published