Reporter: Maratus Shofifah
blokBojonegoro.com - Harga beras di sejumlah Pasar Tradisional Bojonegoro terpantau tinggi. Meski sudah ada operasi pasar, harga beras premium saat ini dijual dengan harga Rp9.500 per kilogram dari yang sebelumnya dijual dengan harga Rp7.000 naik menjadi Rp8.700 sampai Rp9.000 per kilogram.
Salah satu pedagang beras di Pasar tradisional Bojonegoro, Niklati mengungkapkan, harga beras di pasar belum bisa berangsur turun. Justru mengalami kenaikan secara bertahap. Kenaikan ini sudah terjadi di awal Bulan Desember lalu.
"Semua jenis beras mengalami kenaikan," ujarnya, Jumat (29/12/2017).
Kenaikan ini, kata perempuan yang akrab disapa Nik ini memang sudah bisa diprediksi sebelumnya, usai musim kemarau di sejumlah daerah. Pedagang dan distributor hanya bisa mengandalkan panen dari daerah bantaran Bengawan Solo dan kiriman luar.
"Harga akan turun jika sejumlah petani sudah panen," imbuhnya.
Sementara itu pedagang lain, Husni juga mengungkapkan hal yang sama, menurutnya harga beras yang tak kunjung turun ini banyak dikeluhkan pedagang dan juga pembeli. Harga yang tinggi berpengaruh terhadap penjualan.
"Beras memang kebutuhan pokok, namun jika terjadi kenaikan harga juga akan berdampak terhadap penjualan," terangnya. [ifa/lis]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published