Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro meminta masyarakat mewaspadai angin kencang yang diperkirakan terjadi hingga beberapa hari kedepan.
"Ini penting kami sampaikan karena Bojonegoro termasuk salah satu wilayah yang memiliki potensi ini, sesuai dengan prakiraan cuaca yang disampaikan Badan Metereologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG)," kata Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo.
Ia menjelaskan, potensi angin kencang itu, berdasarkan analisa medan angin pada 6 Februari 2017, yakni terdapat pusat tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat Australia.
Adanya tekanan rendah itu, mengakibatkan tingginya kecepatan angin hingga 35 knot di seluruh wilayah Jawa Timur dan gelombang laut tinggi hingga mencapai 5 meter.
"Kondisi angin kencang dan gelombang laut tinggi ini, diperkirakan hingga 13 Februari 2017," terang Andik.
Saat angin kencang, perlu juga diwaspadai turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, terutama di Jawa Timur wilayah bagian utara, seperti Lamongan, Bojonegoro, Gresik, Mojokerto dan Jombang.
Demikian juga di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, serta daerah Tapal Kuda seperti Pasuruan, Probolinggo, Bondowoso dan Situbondo.
Informasi prakiraan cuaca tidak bersahabat ini, seperti yang disampaikan BMKG kepada Provinsi Jawa Timur, seperti tertuang dalam surat nomor: KT.304/235/MJUD/II/2017 tertanggal 7 Februari 2017.
Sementara, berdasarkan data BPBD angin kencang yang melanda Kabupaten Bojonegoro dalam dua hari terakhir ini telah menyebabkan banyak pohon tumbang dan empat bangunan roboh. Seperti kemarin di wilayah Belen terjadi puting beliung di tiga desa yakni Kenep, Pilanggede dan Sarirejo.[oel/fah]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published