Skip to main content

Category : Tag: Wabup


Pilkada Bojonegoro 2024

Usai Nyoblos, Cawabup Nurul Azizah Pilih Stay di Rumah : Sing Penting Silaturahmi

Usai menyalurkan hak suaranya di TPS 03 Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bojonegoro Hj. Nurul Azizah memilih stay di rumah. Bersama keluarganya, pasangan dari Calon Bupati (Cabup) Setyo Wahono itu nampak bersantai di area halaman rumah bersama segenap relawan dan simpatisan serta tetangga, Rabu (27/11/2024).

Pilkada Bojonegoro 2024

Bawaslu Nyatakan KPU Bojonegoro Langgar Aturan Debat Pilkada

Bawaslu Kabupaten Bojonegoro menyatakan KPU Kabupaten Bojonegoro terbukti melakukan pelanggaran administratif, perihal batalnya pelaksanaan debat calon wakil bupati (Cawabup) pada Pilkada Bojonegoro 2024.

Pilkada Bojonegoro 2024

WaNur Programkan SapaBupati, untuk Komunikasi bersama Masyarakat

Komunikasi dua arah antara pejabat dan masyarakat amat penting. Ini bertujuan agar berbagai intervensi positif dari pemerintah, bisa diimplementasikan berbasis kebutuhan. Hal ini yang akan diaplikasikan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoron, Setyo Wahono - Nurul Azizah pada birokrasi.

Pilkada Bojonegoro 2024

Debat Pertama Gagal, KPU Bojonegoro Tawarkan Format Debat Baru

Usai gagal menggelar debat publik pertama yang mempertemukan Calon Wakil Bupati (Cawabup), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro bakal menawarkan format debat baru. Hal tersebut, diungkapkan Ketua KPU Bojonegoro, Robby Adi Perwira, Selasa (22/10/2024).

Pilkada Bojonegoro 2024

Permudah Beasiswa untuk Santri, Setyo Wahono Siapkan Kartu Santri

Bulan Oktober identik Hari Santri. Sebab, tiap tahun pada 22 Oktober, diperingati sebagai Hari Santri. Nah, kabar baiknya, di Bojonegoro, pasangan cabup-cawabup Setyo Wahyono - Nurul Azizah telah siapkan program Kartu Santri untuk permudah para santri dalam mengurus beasiswa dan pengembangan diri.

Pilkada Bojonegoro 2024

KPU Bojonegoro Batalkan Debat Publik Cawabup 01 dan 02

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro secara resmi membatalkan debat publik pertama yang mempertemukan calon wakil bupati (Cawabup) 01 dan 02. Hal tersebut, terjadi lantaran kondisi di dalam gedung tak kondusif.