#bB60Detik
Pemancing Diduga Tenggelam di Bendung Gerak Bojonegoro
Pemancing dilaporkan terpeleset dan tenggelam di Bengawan Solo, sekitar Bendung Gerak. Korban atas nama Sukisno (40) asal Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.
Pemancing dilaporkan terpeleset dan tenggelam di Bengawan Solo, sekitar Bendung Gerak. Korban atas nama Sukisno (40) asal Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.
Warga Ngeringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro digegerkan dengan adanya seseorang yang diduga tenggelam di Bendung Gerak, Kamis (22/11/2018).
Meski tak ada firasat apa-apa, namun ada kenangan terakhir yang membekas di hati ibu almarhum M. Vano Fakhri Mochtar (8), pelajar kelas 3 SD di Desa Sambiroto, RT.01/RW.01 yang meninggal karena tenggelam.
Tak ada firasat apa-apa bagi ibu almarhum M. Vano Fakhri Mochtar (8), Erfien Sulistiyowarni. Namun pagi hari, para tetangga sempat mencium wangi bunga kuburan.
Dua korban tenggelam di cek dam , sebenarnya berencana mengajak teman-temanya untuk bermain di sana. Namun sekitar pukul 13.00 WIB, hanya 3 anak yang berangkat ke lokasi.
Kepergian Muhammad Edi Fajar Santoso (6) yang tinggal di RT.02/RW.01 Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, meninggalkan duka dalam bagi keluarga. Sebab, tak ada yang mendapat firasat akan kepergian siswa SDN Sambiroto 2 yang masih duduk di bangku kelas 1.
Ayah dari almarhum Muhammad Edi Fajar Santoso (6), Supriyo mengaku sekitar pukul 15.00 WIB dihubungi untuk segera pulang. Dirinya sempat mengira anaknya bertengkar.
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Supriyo dan Mochtar, bapak dari dua anak korban tenggelam di cekdam yang ada di perbatasan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas dan Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro.
Kabar duka mengagetkan warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Senin (29/10/2018). Pasalnya dua anak SD meninggal dunia karena tenggelam saat main air di cekdam yang ada di daerah setempat, diduga karena mereka tidak bisa berenang.
Nasib nahas dialami dua anak SD asal Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, Senin (29/10/2018). Pasalnya kedua meninggal dunia lantaran tenggelam, diduga saat bermain di sungai sekitar belakang Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Bojonegoro.