Tanam Tembakau, Disperta Sediakan Bantuan 30 Kilogram Bibit
Bagi Kelompok Tani (Poktan) yang ada di wilayah Bojonegoro yang akan menanam tembakau, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro telah menyediakan bibit bagi para petani.
Bagi Kelompok Tani (Poktan) yang ada di wilayah Bojonegoro yang akan menanam tembakau, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro telah menyediakan bibit bagi para petani.
Turunnya harga jual daun tembakau di tingkat petani, diklaim oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro. Hal itu disebabkan beberapa faktro, diantaranya sudah lewat masa panen tembakau, juga bisa karena ada ulah dari tengkulak.
Harga jual tembakau terus mengalami penurunan sejak beberapa bulan lalu, bahkan harga jual daun tembakau sebelumnya bisa mencapai Rp3 ribu per kilogramnya. Penurunan harga tersebut ada beberapa sebab, salah satunya saat ini masa petik daun temabakau sudah masuk petik ke lima atau ke enam.
Waka Polda Jatim Brigjen Pol Drs. Djamaludin membuka turnamen menembak dalam rangka Pererat Sinergitas antara Polri, TNI dan Pemprov serta Masyarakat yang berlangsung, Jumat (25/10/2019) pukul 08.00 WIB bertempat di Lapangan Tembak Internasional FX Soeparmono Bumi Marinir, Karang Pilang Surabaya.
Akibat rusaknya ratusan kilogram benih bibit tembakau bantuan untuk petani Bojonegoro, untuk tahun 2019 ini, petani setempat tidak mendapat bantuan bibit dari Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro. Dengan rusaknya ratusan bibit tembakau tersebut Disperta Bojonegoro mengusulkan pengadaan bantuan bibit tembakau untuk tahun 2020 mendatang.
Sejak dua tahun ini puluhan mesin perajang tembakau telah disalurkan ke petani Bojonegoro oleh Dinas Pertanian (Disperta).
Panen raya tembakau di Desa Jipo, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro hari Rabu (25/9/2019) berlangsung berbeda dari sebelumnya. Hari ini, panen raya dilakukan bersama Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.
Panen raya tembakau di Desa Jipo, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro hari Rabu (25/9/2019) berlangsung berbeda dari sebelumnya. Hari ini, panen raya dilakukan bersama Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.
Petani tembakau Bojonegoro lebih memilih tembakau jenis Virginia dan Jawa dibandingkan jenis RAM saat musim kemarau. Pasalnya 2 jenis tembakau tersebut lebih mudah dipasarkan kala masuk masa panen.
Masa panen tembakau yang sudah memasuki panen masa petik daun ketiga dan keempat membuat harga jual tembakau rajangan kering terbilang cukup mahal, seiring masa panen tersebut sejumlah perusahaan tembakau juga sudah melakukan pembelian tembakau ke petani langsung sekaligus menetapkan harga pembelian tertinggi dan terendah.