Skip to main content

Category : Tag: Stik


STIKes ICsada dan EMCL

2016, di Bojonegoro 166 Orang Terkena HIV/AIDS

Pada materi ke dua, disampaikan oleh dr. H. A. Hernowo W., M.Kes, dalam acara Mini Seminar Gerakan Masyarakat Peduli HIV/AIDS (GeMas HIV/AIDS) diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di lantai II Hotel Dewarna, Jalan Veteran, Kota Bojonegoro, Rabu (18/1/2017). Dalam kesempatan dr. Hernowo menyampaikan tentang percepatan penyebaran HIV/AIDS di Bojonegoro.

Pekerja Seks Lebih Gampang Terkena HIV/AIds

Mini Seminar Gerakan Masyarakat Peduli HIV/AIDS (GeMas HIV/AIDS) diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dengan tema 'Mengembangkan Strategi Gerakan Masyarakat dalam Menutup Penularan HIV/AIDS' Acara berlangsung di lantai II Hotel Dewarna, Jalan Veteran, Kota Bojonegoro, Rabu (18/1/2017) mengundang dua pemateri, yakni Dr. Ah Yusuf, S.Kp., M.Kes dan dr. H. A. Hernowo W., M.Kes.

STIKes ICsada dan EMCL

Produk Olahan Khas Mahasiswa Turut Dipamerkan

Ada yang menarik saat Expo dan Mini Seminar Gerakan Masyarakat Peduli HIV/AIDS (GeMas HIV/AIDS) yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Yakni berbagai makanan, minuman dan aneka sajian olahan.

STIKes ICsada dan EMCL

Meriahnya Expo dan Mini Seminar GeMas HIV/AIDS

Expo dan Mini Seminar Gerakan Masyarakat Peduli HIV/AIDS (GeMas HIV/AIDS) diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sangat meriah. Acara berlangsung di lantai II Hotel Dewarna, Jalan Veteran, Kota Bojonegoro, Rabu (18/1/2017).

Mahasiswa Songkla University Thailand Teliti Diabetes

Penyakit diabetes belakangan ini terus menunjukkan kenaikan angka yang signifikan, bahkan tidak jarang karena sudah menyebar di tubuh, menyebabkan kematian. Oleh karena itu, mahasiswa Prince of Songkla University Thailand, Angger Anugerah, meneliti dan sekaligus membagi resep agar penderitanya berperilaku bersih dengan merawat kaki nya dengan tepat.