116 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Bojonegoro
Rabu (27/1/2021) kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro ada 118 orang. Berikutnya, Kamis (28/1/2021) kasus konfirmasi positif menjadi 116 orang.
Rabu (27/1/2021) kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro ada 118 orang. Berikutnya, Kamis (28/1/2021) kasus konfirmasi positif menjadi 116 orang.
Setelah libur panjang natal dan tahun baru yang lalu, terjadi kenaikan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sejak awal pandemi hingga Kamis (28/1) jumlahnya menjadi 1.012.350 pasien. Dampaknya, Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Indonesia sudah mencapai 63,66%. Secara nasional ketersediaan tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 masih ada, hanya saja apabila dilihat secara kota per kota seperti di Provinsi DKI Jakarta dan Banten, BOR telah mencapai di atas 80%.
Bisnis ikan cupang di Kabupaten Bojonegoro, saat ini bisa dikatakan sangat menggiurkan. Bagaimana tidak, di saat usaha-usaha lain banyak yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, usaha penjualan ikan cupang justru meroket.
Dengan hadirnya vaksin Covid-19 jenis Sinovac, diharapkan mampu menekan angka Covid-19 sekaligus memberikan harapan baru bagi Pemerintah. Termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Sebanyak 12 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang lolos proses screening langsung mengikuti penyuntikan vaksin covid-19 sinovac, termasuk Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, Kamis (28/1/2021).
Kedatangan vaksin sinovac produksi Negara China, diharapakan menambah optimisme pemerintah terhadap penanganan covid-19 termasuk juga di Kabupaten Bojonegoro.
Presiden RI Joko Widodo menerima dosis kedua, Rabu (21/01/2021), di halaman Istana Kepresidenan di Jakarta selang 14 hari setelah menerima suntikan vaksin COVID-19 dosis pertama.
Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (27/1/2021) ada sebanyak 118 orang.
Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mengalami perkembangan yang cukup banyak pada bulan ke sebelas ini. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan sejumlah pencapaian kepada media massa luar negeri dalam International Media Briefing secara daring di Gedung BNPB, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Pelaksaanaan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia memunculkan pertanyaan dari masyarakat dunia. Karena Indonesia memilih mendahulukan kalangan usia produktif yaitu pada rentang 18 - 59 tahun. Sementara negara-negara lain mendahulukan golongan lanjut usia.