Tahun Ini 58 Desa Dapat Buku Gratis Dari Perpusda
Pada tahun 2017 ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro, memberikan bantuan buku sebanyak 28 buku kepada 58 desa yang ada di Kota Ledre.
Pada tahun 2017 ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro, memberikan bantuan buku sebanyak 28 buku kepada 58 desa yang ada di Kota Ledre.
Pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bojonegoro, dari tahun 2015 sampai 2017 bulan Juli mengalami penurunan yang lumayan signifikan. Pada tahun 2015 sampai 2016, penurunan pengunjung menjacapai 6.599 orang.
Pelaksanaan pengisian perangkat desa di Kabupaten Bojonegoro tidak menutup kemungkinan terjadi pelanggaran dalam penerapannya. Sehingga untuk meminimalisir kecurangan dan pelanggaran, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) 'Kinasih' membuka pos pengaduan terkait rekrutmen perangkat desa serentak tersebut.
Pemohon ligalisir data diri kependudukan seperti akte, ktp, dan KK untuk syarat pencalonan perangkat desa terus membludak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disducapil). Meski belum jam buka, antrean pemohon sudah berjubel.
Rencana pemberlakuan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Bojonegoro masih menunggu blangko dari pemerintah pusat.
Hingga saat ini, Jumat (4/8/2017) pagi, pemohon data kependudukan maupun legalisir di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro, masih terpantau ramai.
Dalam rangka menggali masukan untuk perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di Jawa Timur, salah satunya Bojonegoro, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Saiful Rachman melakukan kunjungan mendadak di sejumlah lembaga pendidikan yang ada di Kota Ledre, sebutan Kota Bojonegoro.
Sekolah 5 hari atau yang dikenal Full Days School (FDS) Kabupaten Bojonegoro untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) belum menerapkannya. Meskipun begitu, kalaupun sistem itu diberlakukan sekolah siap menerapkannya.
Banyaknya pemohon legalisir data kependudukan baik Akta Lahir, KTP, maupun KK di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bojonegoro, membuat petugas di dinas tersebut kuwalahan.
Tahun Ajaran baru 2017/2018 mulai berjalan. Para peserta didik khususnya untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) sederajat mulai memburu buku sekolah elektronik atau buku tematik. Namun, karena stok terbatas, toko buku merasa kewalahan melayani permintaan konsumen.