Skip to main content

Category : Tag: Sapi


Disnakkan Pantau Stok Dan Harga Komoditas Peternakan

Pengawasan produk hewan secara langsung dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, di Pasar Kota Bojonegoro. Dengan hasil temuan harga komoditas peternakan yang terdiri atas daging ayam, daging sapi dan telur. Di pasar Kota cenderung stabil dan stok aman selama bulan Ramadan 2021.

Menjelang Ramadan, Harga Daging Sapi Mulai Naik

Menjelang bulan Ramadan, beberapa bahan pokok banyak yang merangkak naik. Selain itu juga juga berdampak pada beberapa daging, seperti halnya daging sapi yang mengalami kenaikan harga.

Disnakan Tekankan Pentingnya Informasi Pasar Untuk Bapokting

Harga Komoditas peternakan yang termasuk bahan pokok penting (BAPOKTING) di Kabupaten Bojonegoro, pada Maret 2021 ini terpantau stabil, diantaranya, daging sapi, daging ayam broiler, dan telur ayam ras di kalangan produsen maupun konsumen.

Relokasi Pasar Hewan Bojonegoro ke Balen

Tempat Lebih Luas, Dapat Menampung 600 Ekor Sapi

Rencana relokasi Pasar Hewan Bojonegoro ke Kecamatan Balen, perencanaan sudah dilaksanakan di P-APBD 2020, dan pembangunan fisik pada awal tahun 2021 dengan anggaran Rp4,9 miliar.

BUMDesa Pelem Mandiri Kembangkan Budidaya Sapi

Pemberdayaan di tingkat desa ditunjukkan dengan adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), seperti yang ada di Desa Pelem Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro. BUMDesa Pelem Mandiri mencoba mengembangkan unit bisnisnya di sektor peternakan, yaitu budidaya sapi anakan atau breeding.

Peternak Sapi Perah di Bojonegoro Minim

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, mencatat, keberadaan Sapi perah di Bojonegoro populasinya terus mengalami penurunan. Bahkan saat ini, keberadaan sapi perah hanya ada 19 ekor sapi dan itu pun hanya di beberapa kecamatan saja.

Arderan, Cadangan Pakan Sapi dari Jerami

Di beberapa wilayah dapat kita temukan undukan jerami sebagai bahan cadangan pakan ternak sapi. Undukan jerami itu antar satu wilayah dengan wilayah lainya biasanya mempunyai nama yang berbeda. Masyarakat Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro biasa menyebutnya dengan nama Arderan