10 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Tambahan Kasus Baru 9 Orang
Pasien Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro yang dinyatakan sembuh ada sebanyak 10 orang, Senin (29/3/2021).
Pasien Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro yang dinyatakan sembuh ada sebanyak 10 orang, Senin (29/3/2021).
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengumumkan kebijakan terkait skema penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk tahun 2021. mekanisme penyaluran dana BOS langsung ke sekolah sejak tahun lalu telah menerima tanggapan positif dan berhasil mengurangi tingkat keterlambatan dana sekitar 32 persen atau tiga minggu lebih cepat dibandingkan tahun 2019.
Pelayanan dispendukcapil kini dibuka kembali, Senin (29/03/2021), setelah satu minggu lalu ditutup akibat 2 pegawai dinyatakan terpapar virus covid-19. Hal ini mengakibatkan pelayanan kependudukan dialihkan secara online melalui aplikasi Si N'duk dan WhatsApp.
Penumpang kereta api (KA) jarak jauh yang berangkat dari stasiun Bojonegoro hingga kini masih tetap wajib menunjukkan hasil tes Covid-19. Pasalnya, layanan Genose C-19 bagi para penumpang kereta api (KA) jarak jauh yang berangkat dari stasiun Bojonegoro hingga kini belum ada.
Perkembangan pasien sembuh per 28 Maret 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,3 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.331.400 orang dengan persentasenya di angka 89,0%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 4.279 orang.
Sebanyak 234 pasien di Provinsi Jawa Timur (Jatim) dinyatakan sembuh dari Covid-19, Minggu (28/3/2021).
Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro yang dinyatakan sembuh terus bertambah setiap hari. Minggu (28/3/2021) ada tambahan 9 pasien yang dinyatakan sembuh.
Meski penanganan Covid-19 berjalan ke arah yang diharapkan, pemerintah terus meningkatkan penanganan Covid-19. Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat tingkat desa dan kelurahan (PPKM Mikro) yang berlaku mulai 23 Maret - 5 April 2021 melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 6 Tahun 2021.
Provinsi-provinsi di Indonesia harus belajar dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari provinsi Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur. Karena hanya dalam 2 minggu penerapan PPKM, sudah memperlihatkan perbaikan pada 3 indikator penilaian.
Tren kematian Covid-19 di Indonesia terlihat lebih baik dari tingkat dunia. Karena di Indonesia, trennya cenderung menurun dibandingkan tingkat dunia. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, dampak positif ini merupakan hasil dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilanjutkan PPKM tingkat desa dan kelurahan (Mikro).