Pencarian korban hanyut di anak Kali Pacal (lor kali) Dusun Gondang, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (31/1/2019) lalu, hari ini dihentikan, Jumat (8/2/2019).
Sejak kejadian aksi nekat NST yang melompat dari Jembatan Glendeng ke Sungai Bengawan Solo wilayah Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (1/2/2019), proses pencarian korban sampai saat ini terus diupayakan oleh tim SAR.
Entah apa yang ada dipikiran warga Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, berinisial SA (35) ini. Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Jumat (8/2/2019).
Pencarian korban NST sudah memasuki hari ke-5. Berbagai upaya dan metode dalam menemukan warga asal Kelurahan Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro itu terus bergulir hingga perluasan koordinasi sampai wilayah Widang, juga sebagian besar titik bengawan di hilir Kabupaten Lamongan.
Hingga saat ini, korban hanyut di anak Kali Pacal (lor kali) Dusun Gondang, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (31/1/2019) lalu belum ditemukan.
Proses pencarian korban yang diduga bunuh diri loncat dari jembatan glendeng memasuki hari ketiga. Senin (4/2/2019), tim gabungan dari Basarnas Surabaya, Koramil setempat, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dan potensi SAR berjibaku terus mencari korban.
Hingga kini pencarian korban yang diduga bunuh diri terjun ke bengawan solo terus dilakukan Bahkan Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Jawa Timur (Jatim) kantor Surabaya ikut mencari korban Diperkirakan, posisi korban tidak akan jauh dari lokasi jatuh, yaitu seputaran jembatan Glendeng Hal itu dikatakan Komandan Tim (Dantim) Kantor SAR Surabaya, Gian Ery Pramulya saat di lokasi Menurutnya, prediksi itu karena melihat arus dan terlihat ada bangkai yang berputar-putar saja Operasi akan dilakukan selama 7 hari dengan semaksimal mungkin Kendala saat ini adalah sampah, ditakutkan korban tersangkut ranting bambu
Sekitar 105 orang dilibatkan dalam pencarian korban hanyut di Anakan Kali Pacal Dusun Gondang, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro. Namun, untuk ke sekian kalinya pencarian dihentikan.
Proses pencarian tim BPBD Kabupaten Tuban terkait aksi nekat seorang warga yang loncat dari Jembatan Glendeng, Jumat (1/2/2019) malam kemarin, hingga siang ini belum juga menemukan titik terang.
Upaya pencarian warga yang nekat loncat dari atas Jembatan Glendeng terus dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tuban. Pencarian dimulai sekitar pukul 07.00 Wib. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda kemunculan korban. Penyisiran dimulai dari titik jatuhnya korban, lanjut di kaki penyangga jembatan Glendeng sampai ke timur Bengawan. Radius pencarian dari jembatan ke timur sampai siang ini sudah sekitar 4 kilometer.